Taehyung berjalan tergesa, raut wajahnya kentara sekali sedang kesal yang membuat namjoon serta seokjin heran. Pria tan itu bahkan tak menyapa mereka saat masuk, dan langsung naik keatas tangga untuk menuju kamarnya.
Sebelumnya juga mereka dibuat heran karena kedatangan si manis dengan mata kucing berkaca-kaca, bahkan saat ditanya pun...dia tetap diam dan melangkah pergi memasuki kamar.
"Ada apa sebenarnya dengan mereka berdua?"
"Molla, biarkan sajalah" jawab namjoon dengan mengangkat bahunya acuh. Seokjin mengangguk, lalu kembali bersandar pada dada namjoon dengan pandangan fokus ke layar televisi.
Ngomong-ngomong, sekarang ini mereka sedang menonton film romansa, jadi mari kita tinggalkan saja dan pindah pada taehyung yang tengah berdiri didepan pintu kamar.
Pria tan itu mencoba mengontrol dirinya agar tak meluapkan kekesalan pada si manis yang akan berakhir ia dicueki. Kan ia tidak mau jika seperti itu, akan kasihan anakonda dibalik celana dalamnya karena tak diizinkan masuk lubang yang lembab itu.
Ia menghela nafas panjang, dengan perlahan membuka pintu kamarnya sampai ia bisa melihat sesosok mahluk mungil tengah tertidur dengan selimut hangat menutup sampai dada.
Rasa kesalnya hilang seketika berganti dengan gemas saat melihat bibir merah itu mengerucut dengan pipi gembil yang tumpah.
Taehyung terkekeh kecil, lalu melangkah pelan mendekat dan berakhir duduk di lantai dengan hati-hati, takut membuat boneka cantiknya itu terganggu dan nantinya akan terbangun.
Tangan beruratnya terangkat, mengelus lembut pipi gembil sang istri dengan punggung jari telunjuknya
"Sebenarnya kau ini kenapa hm?" tanyanya heran, pandangannya lembut sekali...sungguh tidak mencerimkan seorang kim vante yang terkenal di underground
"Tadi kau terlihat antusias saat memintaku botak, tapi setelah dituruti kenapa kau menangis dan kesal?"
"Apa kau sedang mencoba mengerjaiku sayang?" lanjutnya, usapan tangannya kini berpindah mengelusi helaian lembut si manis penuh perasaan
"Jika benar, maka aku tak akan marah selagi kau senang. Jadi, lakukanlah semaumu sayang"
Taehyung diam beberapa saat, memperhatikan wajah damai si mungil yang begitu menyejukkan hatinya. Safirnya bergulir, menatap perut buncit si manis, ia tersenyum hangat lalu mengecupnya berkali-kali dengan pelan.
"Tidurlah yang nyenyak di dalam hm? jangan bertengkar terus, kasihan yoongiku kesakitan" ucapnya seraya mengelus lembut, dengan senyum hangatnya.
Ia cukup lama dalam posisi itu sampai memutuskan untuk bangkit, dan keluar setelah mengecup lembut bibir istrinya.
Pria tan itu melangkah pelan, safirnya tajam menatap pekerja mansionnya dengan cermat, ia tidak ingin ada kejadian-kejadian sebelumnya terjadi lagi. Langkah kakinya berbelok dan berakhir duduk di sofa yang ternyata masih ada namjoon dengan laptop di pangkuannya.
Ia menghela nafas, yang sukses membuat pria berdimpel itu menoleh, mengangkat alisnya bingung melihat penampilan sang adik yang sungguh sangat berbeda.
"Tae, kau kenapa? d-dan....kenapa kau botak?"
"Ck! apa salahnya eoh? lagipula aku masih tetap tampan jika seperti ini" jawab taehyung dengan kedua tangan bersidekap menatap kesal pada sang kakak.
Namjoon memutar bola matanya malas, lalu memberikan laptopnya pada pria tan itu.
"Mulailah untuk bekerja lagi, aku sudah pusing harus mengerjakan berkas dari dua perusahaan sekaligus"
KAMU SEDANG MEMBACA
MAFIA LOVE ( TAEGI )✔
FanfictionBerniat menjadikannya sebagai boneka untuk di mainkan, tapi malah dirinya yang di permainkan Lantas, apakah keputusannya akan menjadi boomerang untuknya? This taegi! Dom! Taehyung Bott! Yoongi Started : 18-04-2024 Finised : 17-07-2024 ⚠️TRIGGER WARN...
