28

1K 86 8
                                        

Semua orang menatapnya, tak sedikitpun mencoba melarikan bola mata mereka kemanapun selain pada si manis yang sekarang tengah duduk berdampingan dengan jihoon yang hanya bisa menunduk memainkan jemarinya.

Taehyung bahkan sudah menyiapkan pistol di balik blazer nya, takut-takut jika remaja bernama jihoon itu berbuat sesuatu yang mengancam dan melukai bonekanya.

"Siapa namamu?" tanya yoongi tersenyum manis

"P-park jihoon"

"Namamu bagus, aku yoongi....salam kenal ya"

Jihoon terdiam menatap uluran tangan putih itu, melirik kecil pada taehyung yang sedari tadi menatap tajam padanya, lalu ia kembali menunduk.

Merasa tak akan di balas, akhirnya yoongi menurunkan tangannya dengan senyum kecil yang menyiratkan rasa sedih. Tapi itu tak berselang lama, karena senyum manisnya kembali muncul lagi.

"Jihoon-ssi, bagaimana keadaanmu sekarang? sudah lebih baik kan?"

Jihoon hanya mengangguk sebagai jawaban, membuat si manis merasa canggung karena tak di tanggapi.

"Ini maka_

"Ceritakan kenapa kau bisa ada disini" potong taehyung, menodongkan pistol tepat di depan kepala jihoon yang membuat si manis terbelalak.

"Ahjussi!"

Sedangkan yang di todong sudah pucat pasi, meremat kuat jemarinya dengan bibir yang digigit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sedangkan yang di todong sudah pucat pasi, meremat kuat jemarinya dengan bibir yang digigit.

"Jawab pertanyaanku atau kepalamu aku lubangi"

"J-jeosonghamnida, tolong jangan bunuh saya" mohon jihoon, nada suaranya bergetar karena merasa takut.

"Ceritakan!"

Remaja park itu menatap semuanya takut-takut lalu menarik nafas dan mencoba menceritakan semua yang dialaminya semalam.

"W-waktu itu saya pulang dari les, tiba-tiba saja ada beberapa orang berpakaian hitam menyerang. Saya tidak bisa apa-apa, dan hanya bisa pasrah ketika di seret ke dalam hutan. Barang-barang saya diambil, saya mencoba melawan tapi mereka menusuk saya dan pergi begitu saja" jelas jihoon di sela rasa takutnya.

Semua orang nampak terdiam, entah harus percaya atau tidak dengan ucapan jihoon yang bisa saja hanya sebuah alibi untuk membohongi mereka.

Namun berbeda dengan si manis, remaja itu merasa kasihan dan merasa sedih atas apa yang menimpa jihoon.

"Ahjussi turunkan pistolmu, jihoon sudah menceritakannya" ucap yoongi, tapi pria tan itu tidak mendengar tetap menodongkan pistolnya

"Ahjussi!"

"Diam doll, jangan berani memerintah padaku" ucap taehyung, menatap datar pada si manis yang menatap tak terima.

"Apa jaminanmu agar kami percaya?"

MAFIA LOVE ( TAEGI )✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang