Gaun berwarna hitam selutut dan riasan wajah muggle yang sedang tren menambah kesan manis gadis berumur 15 tahun itu. Rambut panjangnya disisir rapi dibiarkan tergerai begitu saja, parfum manis dengan hint mawar bisa tercium dari tubuhnya.
Begitu kakinya melangkah turun dari tangga, seluruh anggota keluarga Potter terdiam seketika.
"What? Apakah ini aneh? Aku terlihat aneh, iya kan?"
Fleamont tersenyum, "Not at all, Mary."
"Of course not, dear! You look stunning!"
James tertawa, Mary tidak pernah terlihat seperti ini sebelumnya, dia memang cantik sih meskipun tidak secantik Lily menurutnya, tapi hari ini aura Mary sangat terpancar. Like a baddie. "Woah sister, kau akan membuat seluruh gadis diluar sana menangis malam ini."
"Thats not true, James. Where's Sirius?"
"Dia menunggumu diluar, aku berani bertaruh dia akan jatuh cinta melihatmu seperti ini!"
"Iewh! That's disgusting! Jangan katakan hal-hal yang menggelikan!" Bulu kuduknya berdiri semua, Mary tak pernah bisa membayangkan hal-hal romantis secara serius dengan Sirius.
"Ayolah, kalian akan berkencan dan kau berpikir itu menggelikan?"
"Ini bukan benar-benar kencan, anggap saja Sirius sedang memperalatku."
"MARY!" Panggil Sirius dari luar sana, tadinya dia ingin sok-sok an menunggu sang kawan selesai berapapun waktu yang dibutuhkan, ternyata Mary sama saja dengan gadis lain yang butuh waktu lama bersiap-siap.
Bocah itu sama sekali tidak sabaran, mendengar obrolan Mary dengan keluarga Potter membuatnya makin tidak sabar dan membuka pintu utama rumah itu.
"Kau lama sekali bodoh! Kita bisa terlam-" Ucapan Sirius terpotong begitu ia melihat penampilan gadis remaja dengan gaun hitam sepaha. Ia sendiri yang memilih gaun itu dan ia juga yang terkejut karena gaun itu sangat cocok untuk Mary.
"Wow.."
Wajah kesalnya berubah menjadi senyuman lebar penuh kekaguman, ah, dia tidak sabar menyaksikan orang-orang di pesta nanti menghujatnya sedemikian rupa karena membawa gadis paling menawan malam ini.
"Tu es belle, Mon chéri." Puji Sirius yang jelas tidak dimengerti Mary. Dia belum tahu arti Mon chéri. Keluarga Mary hanya bisa menggunakan bahasa Inggris, ia bahkan tidak mengerti bahasa Welsch, apalagi bahasa Prancis yang digunakan Sirius.
"I'll take that as a compliment, Sirius. Kita berangkat sekarang?"
Sirius mengangguk dan menghampirinya, meraih tangannya dan menggenggamnya erat. Diam-diam dia menjadi arogan, oh dia sungguh ingin Remus melihatnya sekarang.
"Nikmati kencan kalian, kudengar kalian juga akan bertemu Alphard? Sampaikan salamku untuk Alphard."
"Of course Monty!"
Sedikit yang keluarga Potter tahu bahwa hari itu, mereka tidak akan bertemu Alphard juga tapi Alphard-lah yang akan pergi bersama mereka ke sebuah pesta. Alphard Black, pria itu menunggu di depan gerbang untuk membawa keponakan dan kencannya ke sebuah pesta yang menarik.
"Kau yakin ini bukan ide buruk, Sirius?" Tanya Mary menyadari betapa gilanya ide kawannya itu kali ini.
Satu sudut bibir Sirius terangkat, terlihat sekali kelicikan di wajahnya, "Ini ide paling buruk yang pernah aku pikirkan, Mary, but that's the best part."
Kedua bocah itu menghampiri Alphard, dan untuk pertama kalinya pria itu merasa seluruh perlindungannya untuk sang keponakan terbayarkan. Keberanian yang luar biasa terpancar dari kedua bocah Gryffindor yang sedang bergandengan tangan layaknya pasangan kencan. They're fighters.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hi Mr. Wolf
FanfictionTimeline sebelum Dear Frederick, menceritakan kehidupan Marianne Rose Brosvett di Hogwarts dan kisahnya dengan Remus Lupin. ... "Jika reinkarnasi benar-benar ada, kau ingin terlahir sebagai apa Remmy?" "Aku ingin menjadi apapun selain manusia ser...
