Hanya Sebuah Alasan (b)

4.1K 286 52
                                        

»☆«

Sebuah kegaduhan terjadi di sebuah ruangan. Hanya karena satu orang, hal itu dapat terjadi. "Val hilang! Cepat cari dia!" perintah salah satu staf memerintahkan bawahnya.

Setelah wawancara, Val menghilang, tidak ada dari mereka yang melihat gadis itu. Namun, Miss hanya duduk santai sembari membaca artikel.

"Mis, kenapa lo santai aja, sih? Val anak lo hilang!" gerutu staf tadi.

"Dia bukan hilang, tapi kabur lebih tepatnya." Dia pun melepas pandang dari ponsel yang ia genggam, sebelum disusul tawa renyah.

Tidak perlu hitungan menit, tawa tersebut terganti dengan sebuah seringai.

"Tenang ... Val bukan orang biasa. Dia memiliki banyak penggemar. Secara, wajahnya terpampang hampir di seluruh tempat. Pasti dia tidak akan bertahan lama."

Staf tersebut hanya memutar kedua bola matanya, sebelum meninggalkan wanita itu, dan melanjutkan pencarian.

Mis melirik sebuah arloji. Sudah hampir empat jam. Hebat juga dia, batinnya.

"MAMAH!" teriak seorang gadis dari daun pintu. Deretan gigi putih, tidak lupa dia tampakkan. Bahu terangkat, menandakan betapa bahagianya dia.

Mis menautkan alis, yang terlihat tidak seperti apa yang dia bayangkan sebelumnya.

"MAH, VAL, GAK JADI SEKOLAH!"

Kini, kekesalan Mis pada anak semata wayangnya, dapat dia lampiskan. Sebuah pukulan yang tidak pelan dan tidak juga kuat, berhasil mendarat di kepala sang anak. Bagaimana tidak? Setelah berhasil membuat kegaduhan, kini dengan enteng dia mengucapkan kalimat yang berhasil membuatnya naik pitam.

Sontak, Val memegang kepalanya.

"Aw! Sakit ...."

»TO BE CONTINUE«

Q: Ada yang tahu, kenapa Val bisa jadi berubah pikiran?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Q: Ada yang tahu, kenapa Val bisa jadi berubah pikiran?

Dijawab napa?

Pasti taukan rasanya dicuekin

Apalagi sama dia …

Apalagi sama dia …

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
IYA, LO!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang