2-Dia Siapa?

4.1K 107 2
                                        

"Assalamualaikum" pekik suara nyaring di telinga gadis mungil nan cantik, Afifah.

"Wa'alaikumsalam. Aqila kita satu kelas lagi?" Afifah memasang wajah melongo

"Ialah kita satu kelas lagi. Aku juga masuk IPA hehe" Afifah masih terdiam menatap sahabat anehnya

"Eh....Ayana juga satu kelas sama kita. Tapi hari ini dia datangnya telat"  Ucap Aqila lagi, gadis itu berbaris di belakang Afifah

Afifah masih saja diam menghadapi kenyataan bahwa kelasnya pasti akan menjadi kelas tergila sepanjang sejarah apa lagi kedua sahabat antiknya bernafas dalam satu ruangan yang sama.

"Mampus" batin Afifah

"Fif, kenapa diam?"

"Pasti senangkan kita bertiga bisa satu kelas lagi sama kayak waktu SMP. Waktu kelas X kan, kita beda kelas sama Yana" Ucap Aqila sambil tersenyum lebar.

Mereka sedang berada di lapangan SMA Mahardika. Apel pagi sedang berlangsung, di pimpin oleh ketua OSIS mereka yang kini sudah duduk di bangku kelas XII.  Tepat hari ini adalah hari pertama mereka masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas.

"HelloHello...Hay"  Suara cempreng itu tiba-tiba terdengar dari arah belakang, seorang gadis manis sedang tersenyum lebar, dia Ayana.

Gadis itu memaksa masuk kebarisan yang ada dibelakang Aqila. Walaupun banyak siswa lain yang merasa terganggu dengan tingkahnya. BODO AMAT!!! Ayana tidak peduli!!!

Aqila yang mendengar suara  cempreng itu, langsung menyumbat mulut Ayana dengan tissue agar gadis berhijab itu diam.

"Ueeek....ini bekas apaan sih Qil" Ayana mengambil tissue itu dari mulutnya dengan gaya seolah jijik dengan benda yang baru saja menenpel di bibirnya.

"Bekas lap keringatlah" Jawab Aqila enteng.

"APA....JOROK IHHH...."

Ayana teriak guys...
Membuat semua orang yang berbaris di dekatnya menoleh ke arah sumber suara dengan tatapan tidak suka.

Setelah mendapat tatapan secara massal dari siswa-siswi lain, Aqila dam Ayana akhirnya diam dan hanya bisa celingak-celinguk kanan kiri melihat orang-orang yang berbaris disekitarnya. Sudah tidak di ragukan lagi, pasti reseptor mereka bekerja untuk mengalahkan rasa penasaran.

Siapa-siapa saja yang satu kelas dengan mereka di tahun ajaran ini....???

Yah....karena sekolah mereka masih menerapkan kurikulum KTSP, jadi sewaktu kelas X mereka belum ada penjurusan. Nanti saat naik kelas XI barulah ada jurusan entah masuk IPA atau IPS.

Alhamdulillah atau masyaallah Afifah dan kedua sahabat antiknya berhasil masuk IPA dan berada di kelas yang sama.

Kelas XI IPA¹

Ampun dah.....ini KUTUKAN...!!!

***

Hampir setengah jam ketua Osis komat-kamit di depan,  menyampaikan tentang gotong royong membersihkan kelas dan area sekolah dan masih banyak lagi. 

ArafahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang