[7] Fitting Extreme!

193K 15.3K 1.5K
                                        

HAPPY READING!!!
.
.
.
.
.

"Tungguin bentar kenapa si?! Lo gak liat pakaian yang gue pake sekarang udah mencerminkan pembantu banget?! Orang-orang ngeliatnya pasti gue emak lo bukan calon istrinya!" Dumel Zelinda tak henti-hentinya saat limabelas menit sudah mereka sampai di butik yang mereka booking.

Arjuna memijat kepalanya pusing, dalam hatinya berkata mengapa dia harus dihapkan dengan wanita seperti Zelinda? Belum jadi istri saja sudah membuat dirinya kelimpungan, ia tidak bisa membayangkan jika mereka sudah serumah nanti.

Zelinda masih berusaha untuk membenah dirinya agar terlihat lebih layak untuk masuk kedalam sana, beberapa kali ia merapikan rambut juga memodifikasi daster yang sekarang sedang ia pakai. Bahkan ia tak tahu malu untuk mengangkat dasternya tinggi-tinggi didepan Arjuna.

"Lo punya liptint gak?" Arjuna langsung menoleh saat Zelinda bertanya.

Matanya menatap tak percaya gadis bodoh didepannya ini. "Gak usah bodoh deh Zel, niat lo kesini itu mau apa sih? Kita nggak mau ke mall, lo gak perlu dandan secantik itu. Gue tunggu lima menit didepan, lo gak keluar gue tinggal." Ujar Arjuna finish, tak kuat melihat tingkah Zelinda yang selalu menguji iman Arjuna dimana pun dan kapan pun.

Ia keluar dari mobilnya tanpa repot-repot melirik Zelinda yang masih memandang tak percaya laki-laki itu.

"Sinting!" Umpatnya kesal, ia menendang-nendang asal kakinya dibawah.

"Peduli tentang cantik! Jangan salahin gue kalo ada orang yang bilang lo bawa pembantu!" Zelinda membuka pintu mobil dan menutupnya dengan keras, deru nafasnya memburu tanda ia masih sangat kesal dengan Arjuna.

Ia berjalan dengan menghentak-hentakkan kakinya menyusul Arjuna yang sudah masuk kedalam. Sungguh Zelinda benar-benar merasa tidak pantas untuk masuk sekarang, mana pakenya cuma sendal jepit lagi lengkap sudah.

Ia berlari kecil untuk menyamai langkahnya dengan Arjuna, ia langsung memeluk lengan laki-laki itu karena sudah mulai merasa tidak nyaman dengan tatapan orang-orang disekitarnya.

"Lo liat kan sekarang? Malu lo jalan sama gue diliatin orang-orang begitu karena pakaian gue aneh hah?!" Bisik Zelinda dengan tajam.

Arjuna tak menjawab keluhan Zelinda itu, ia tetap terus berjalan hingga berada di depan lift.

"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya salah satu karyawan butik menghampiri mereka yang sedang menunggu pintu lift terbuka.

Zelinda dan Arjuna sama-sama menoleh, dan karyawan itu langsung tersenyum ramah menanggapinya.

Arjuna mengangguk. "Ada janji sama Tante Syifa." Ujarnya.

"Kebetulan, Ibu Syifa sudah menunggu anda dari tadi. Silahkan nanti naik ke lantai tiga dan langsung masuk ruangannya saja." Jelas sang karyawan yang diangguki oleh Arjuna.

Bersamaan dengan itu pintu lift berdenting dan pintu terbuka, Arjuna masuk dengan tenang namun perkataan sang karyawan membuat dirinya ingin sekali tertawa.

"Ibunya bagaimana? Ingin melihat-lihat sesuatu? Kebetulan banyak model-model baju terbaru yang lagi di incar oleh Ibu-Ibu sosialita loh, apa Ibu tertarik?" Tanya karyawan itu dengan sopan.

I LOVE U KETOS!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang