Menikah?
Dengan teman seangkatannya sendiri?
Orang yang biasa dijuluki bad boy? Dikenal banyak orang? Disegani wanita? Bahkan beberapa guru pun ada yang tertarik dengan ketampanan wajahnya?
Inilah yang dirasakan seorang Zelinda Ifdia Pratama saat in...
"Woi! Lo berdua abis ngapain si? Ngomong ko lama banget!" Teriak Raka saat melihat Arjuna dan Zelinda memasuki kawasan pantai.
Terlihat Zelinda yang tak perduli dengan pertanyaan Raka terus berjalan menuju dimana teman-temannya berada tanpa perduli Arjuna yang dibelakangnya berjalan santai, ngambek ceritanya.
"Napa tu cewek lo?" Tanya Revan saat tadi bertabrakan dengan Zelinda, raut wajahnya terlihat sangat tidak bersahabat.
"Gue paksa suruh ganti baju, jadi gitu." Balas Arjuna cuek, kini dirinya memakai celana bahan selutut berwarna hitam dengan kaos putih polos dan dipadukan dengan baju pantai.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Arjuna berjalan menuju kursi malas disamping ketiga temannya itu, matanya kini mengawasi Zelinda yang kini tengah bermain air. Raut wajah gadis itu terlihat sudah berubah senang, membuat Arjuna tersenyum simpul melihatnya.
"Lagian kenapa lo suruh ganti si? Kan lumayan kita dapet pema--." Raka langsung menutup mulutnya saat Arjuna langsung menatap dirinya tajam.
Revan dan Reno langsung tertawa keras melihatnya. "Bego banget lo! Sekarang kan beda, Zelinda udah ada pawangnya!" Ujar Reno sambil menepuk bahu Raka pelan.
Kini memang Zelinda sudah berganti pakaiannya setelah perdebatan satu jam unfaedah dengan Arjuna, dengan terpaksa tentunya. Ia memakai floral mini jumpsuit tanpa lengan dengan motif garis-garis hitam putih.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kok lo ganti Zel?" Itu ucapan pertama Amanda saat Zelinda datang dengan wajah kesalnya.
Zelinda duduk di emperan pasir disamping Amanda. "Arjuna itu spesies manusia yang paling nyebelin dibumi ini, lo tau gak?" Jawab Zelinda ngawur, membuat Amanda mengerutkan keningnya tak paham.
Zelinda mendengus. "Dipaksa Arjuna buat ganti." Jelasnya, kini matanya menatap ke depan dimana Lala dan Naya sedang berenang.
Amanda langsung tertawa mendengarnya. "Mampus! Makannya jangan sok sokan ngeledekin gue! Ampuh kan doa gue." Amanda mengangkat kepalanya sombong membuat Zelinda semakin jengah melihatnya.