Chapter 25

2K 151 1
                                        

Brianna's POV

Mendengar ucapan yang keluar dari mulut Roy membuat ku sangat bingung dan malu. Aku kemudian mengangkat alis kanan ku dan menanyakan nya

"Kau ingin juga?"

"Hm .. lupakan , suasana nya akan berisik kalau banyak anak-anak"

Baguslah, sepertinya dia tidak mengetahui seberapa sakitnya melahirkan. Namun sebenarnya aku tak masalah mempunyai anak lagi.

"Tapi, jika kau ingin mungkin tak apa"

Roy melihat ku dan tersenyum nakal , wajah ku kemudian memerah dan hampir melemparnya sepatu hak tinggi ku, kemudian aku melihat ke arah Ksatria Robin , wajah nya memerah seperti tomat, yang kemudian membuatku lebih malu

"Ada apa? Bukankah kau ingin melempar sepatu mu ke wajah ku?"

"Oh ternyata kau mau ini ya"

Aku tersenyum kepada sambil memegang sepatu ku dan aku merasa seperti menyebarkan aura hitam, yang kemudian membuat Ksatria Robin sedikit ketakutan entah kenapa

•~•~•~•
Natalia's POV

"Putri Mia, kau kan tinggal beberapa bulan lagi ulang tahun .. apa ada yang kau mau untuk hadiah? Sekarang aku lagi kehabisan ide untuk hadiah "

"Ah , apa saja boleh kok. Aku baik-baik saja dengan apa pun. Dan .. aku tau kita sudah berteman selama kurang lebih 6 tahun, apa aku boleh memanggil mu dengan nama mu? "

"Ah tentu saja!"

Aku langsung memegang kedua tangannya dan berekspresi bahagia, memang selama ini kita tetap memanggil dengan sapaan "Tuan Putri" meskipun terkesan sopan tapi mungkin akan justru sedikit aneh kalau kita sudah sangat dekat bagaikan kakak adik

"Ah anu .. Natalia hari ini aku membawa album kenangan , ini berisi foto tentang sejarah keluarga kerajaan Valdez"

"Sepertinya menarik, apa ada foto kakak mu?"

Akhir-akhir ini aku tertarik dengan kakak nya Putri Mia yang merupakan Pangeran kerajaan barat, aku bisa melihat wajah nya antusias

"Ah sepertinya ada! Tapi sebentar .. kita akan melihat leluhur atau keturunan pertama nya .. yang pertama adalah Benjamin Valdez , dia memiliki rambut pirang abu dan warna mata biru indigo . Benjamin Valdez dikenal sebagai lelaki yang memikat perhatian para kaum wanita berkat ketampanan nya , nah ini adalah istrinya Acelyn De Roselyn cantik banget dia bagaikan bunga mawar yang mekar ya?"

"Iya, sekarang aku mengerti kenapa seluruh keturunan mempunyai paras yang sangat memikat mata, ternyata dari leluhur kalian ya?"

Aku kemudian mengejek nya yang kemudian membuat Mia menutup muka nya dengan kedua tangannya seperti nya dia malu .. hehe

"Ma-mari lanjutkan .. ah keturunan kedua merupakan Leonard Valdez, dan ini istrinya Lilith Borgania, lalu keturunan ketiga merupakan Roseanne Valdez yang merupakan anak dari Leonard dan Lilith, lalu kemudian .. ada Ibu! Cheryl Valdez, dan ini potret ayah ku jika kau tidak tahu"

"Ini ayah mu?"

"Ya, dia punya rambut hitam dan mata hijau Aquamarine yang indah! Aku mempunyai mata yang mirip dengan Ayah! Kakak ku sangat mirip dengan Ayah hanya saja Kakak punya mata emas, yang dapat dari Ibu."

Kita kemudian membuka halaman sebelah dan disitulah aku melihat potret Kakak nya Mia

"Dan ini Kakak ku! Luciel Valdez, sudah kubilang kan dia sangat mirip dengan Ayah? Hanya saja dia punya rambut yang panjang"

Jadi itu nama nya .. Luciel Valdez .. selama kehidupan ku yang pertama dan sebelum nya aku tidak pernah tau tentang nama Pangeran kerajaan barat, kalau dipikir-pikir .. dia sangat tampan .. Mia yang melihat ku terpesona dengan Kakak nya kemudian tersenyum

"Sepertinya kau terpesona dengan Kakak ku ya?"

Wajah ku kemudian memerah setelah mendengar kata itu, sebenarnya memang benar kalau aku terpesona dengan nya. .

"Gak apa kok , eh tapi potret ini saat dia masih 9 sampai 10 tahunan sekarang sudah mulai agak berbeda oh mari kita lanjut"

Kita terus berbincang-bincang tentang sejarah keluarga kerajaan barat sampai lupa dengan waktu. Sekarang Mia sudah masuk ke kereta kuda nya dan pulang ke Istana nya. Aku benar-benar menikmati waktu nya

"Apa kau menikmati waktu bermain dengan Putri Mia?"

Papa kemudian menanyakan itu sambil berjongkok dan melihat ke arah ku

"Iya!"

Ah, aku penasaran .. Mama pergi kemana ya?

"Mama mana?"

Aku bisa melihat Ekspresi wajah Papa perlahan seperti kelihatan ketakutan

"Ah .. dia ada di kamar"

"Ayo kesana!"

Aku kemudian menggenggam tangan Papa dan berjalan menuju Istana nya dan menemui Mama

The Empress's New LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang