S2: Chapter 25

529 39 0
                                        

Keesokkannya

Natalia's POV

"Jasmine."

Aku pun memanggil Jasmine sembari melukis di kanvas, ia pun menoleh ke arahku.

"Ada apa Tuan Putri?"

"Hari ini festival nya ramai sekali ya? Sampai-sampai aku bisa mendengarkan sorakan nya."

"Iya! Mungkin karena mereka sangat senang. Ah, Tuan Putri apa anda ingin saya ambilkan saputangan untuk anda?"

Aku pun menoleh padanya dan menggelengkan kepala ku sambil tersenyum padanya.

"Tidak, tidak. Aku baik-baik saja, meskipun cat nya mengenai tangan ku sedikit, dan cat nya pun baru saja mengenai tangan ku tapi itu wajar sih kalau akan menjadi berantakan."

Namun raut wajah Jasmine terlihat seperti tidak percaya dan kemudian ia pun pergi dan setelah beberapa menit datang lagi sambil membawa saputangan itu. Ia pun memberikan saputangan itu dan aku tidak punya pilihan lain selain mengelap tanganku.

"Terimakasih Jasmine .."

Kemudian aku pun menatap kearah kanvas ku yang sudah ku lukis , kemudian kelopak-kelopak bunga pun datang dari arah jendela, ah sepertinya itu berasal dari anginnya.

"Ah, ya ampun . Biar saya menutup jendelanya."

"Tidak apa-apa Jasmine. Aku tidak keberatan dengan ini."

"Begitu ya."

"Dan, sepertinya ini berasal dari bunga-bunga yang jatuh dari hujan bunga kemarin."

"Iya! Bunga-bunga yang berjatuhan sangat banyak. Tapi saya dengar kalau masyarakat sangat senang saat melihat bunga-bunga yang berjatuhan itu sangat banyak, terutama anak-anak. Mereka memainkan bunga-bunga itu dengan gembira."

Aku pun memperhatikan wajah Jasmine yang dipenuhi kehangatan dan senyuman yang indah itu. Kemudian aku pun teringat perkataan Pangeran Luciel tadi malam.

"Hei, Jasmine apakah itu benar kalau hujan bunga tidak turun selama Papa yang memerintah Kekaisaran ini?"

"Ah, iya. "

"Kenapa?"

"Hm , biar ku perjelaskan. Jadi sebetulnya hujan bunga biasanya hanya turun saat hari pertama dari festival itu dan biasanya pun hujan bunga hanya turun saat anggota keluarga kekaisaran itu sudah 14 tahun baik itu lelaki atau perempuan. Kan festival ini dilaksanakan 3 hari sebelum debutante jadi begitu kan."

"Lalu kalau misalnya anggota keluarga itu sudah naik takhta dan menjadi kaisar selama ratusan tahun, contohnya Papa, Papa kan umurnya kurang lebih 200 tahun kan?"

"Iya. Beliau tidak menurunkan hujan bunga selama itu, dan seperti yang saya bilang kalau hujan bunga biasanya hanya turun saat anggota keluarga kekaisaran itu sudah 14 tahun , dan kurang lebih festival tetap sama kok dilaksanakannya, hanya kurang hujan bunganya saja."

Berarti .. selama kehidupan ku yang pertama dan kedua .. Papa ..

"Kalau misalnya anggota keluarga kekaisaran itu sudah memasuki usia 14 tahun, dan hari festival itu pun tiba, tapi hujan bunga nya tidak turun bagaimana?''

"Ah itu, kan turunnya hujan bunga itu kehendak Kaisar atau Permaisuri. Jadi kalau misalnya tidak turun hujan bunga itu bukan berarti mereka membenci anak mereka atau apa pun itu yang mendekati itu. Apa jangan-jangan Tuan Putri khawatir ya kalau itu akan terjadi?"

Jasmine pun melihat kearah ku dengan ekspresi khawatir nya dan aku pun menggelengkan kepala ku dan tersenyum kearahnya.

"Tidak. Aku hanya penasaran saja!"

The Empress's New LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang