Setelah perjalanan selama 8 jam mereka pun sampai. Pintu gerbang memasuki wilayah kerajaan selatan pun dibuka dan disambut meriah oleh warga.
"Papa bangun!"
Kemudian Roy membuka mata nya dan di sambut oleh sinar matahari.
"Silau .."
Natalia pun menutup sedikit jendela nya di dalam kereta kuda sehingga sinar matahari yang masuk hanya sedikit. Natalia kembali berbincang dengan mama nya , sedangkan Roy hanya menatap jalanan melalui jendela, ia melihat banyak sekali orang menyambut kedatangan mereka, kelopak bunga berterbangan dan ia sedikit terkejut akan hal itu. Mereka pun sampai di depan mansion dan mereka pun keluar dari kereta kuda tersebut dan disambut oleh para pelayan mansion itu. Natalia melihat Mia berdiri di sana bersama Ratu Cheryl, Natalia pun menyapa mereka bersama Roy dan Brianna.
" Selamat Siang Yang Mulia"
Ratu Cheryl membungkuk begitu juga dengan Mia. Dan kemudian mereka berbincang bersama.
"Mia kau datang ke sini sendiri bersama Ratu Cheryl?"
"Ah , Enggak kok. Kakak juga datang-- eh tunggu .. dia kemana?"
"Mencari ku?"
Kemudian Pangeran Luciel pun muncul di belakang Natalia, Natalia dan Mia pun terkejut
"Kakak!"
"Pangeran Luciel!''
Mereka berdua mengomong nya secara bersamaan , Pangeran Luciel pun menyeringai dan membungkuk.
"Selamat siang Tuan Putri Natalia"
"Si-siang juga .. "
Kepala pelayan di mansion pun datang dan menyambut mereka. Mereka pun datang ke dalam Mansion itu , dan kemudian seorang gadis pun datang dan menyapa mereka. Ia pun membungkuk
"Selamat siang . Saya adalah Lilith Mortz, mari"
Pandangan Lilith tertuju kepada Pangeran Luciel, ia pun tersenyum sedikit dan kemudian berjalan menuju halaman belakang mansion nya. Roy, Brianna dan Cheryl sedang di ruang tamu bersama Nyonya Layla dan Tuan Robert yang merupakan orang tua Lilith, sedangkan Natalia , Mia , Luciel, dan Lilith sedang berada di halaman belakang dan meminum teh bersama, Lilith terus memperhatikan ke arah Pangeran Luciel, Mia pun menyadari kalau ia terus memperhatikan kakak nya , Mia pun berbisik-bisik kepada Natalia.
"Sepertinya .. Nona Lilith terus memperhatikan kakak ku deh .."
"Benarkah?"
"Lihat saja .. dia pasti memperhatikan kakak atau gak kamu .."
"Begitu ya .."
Pangeran Luciel menoleh ke arah mereka , dan menaruh cangkir teh nya.
"Apa yang sedang kalian bisikan?"
"Um itu--"
Mia pun memeluk Natalia dan memotong pembicaraan Natalia
"Rahasia. Kakak gak boleh tau"
"I-iya."
"Eh? Emang nya kenapa? Sampai-sampai aku tidak boleh tau"
"Hanya kami saja yang boleh tau"
Tanpa mereka sadari Lilith terus memperhatikan mereka . Lilith pun meminum teh nya dan mulai tersenyum ceria
"Hei, bagaimana kalau kita kenalan? Aku harap kita bisa menjadi dekat"
"aku Natalia Evans, tentu saja kita bisa berteman dengan mu Nona Lilith''
'' Aku Mia Valdez, senang bertemu dengan mu Nona Lilith''
"Luciel Valdez."
" Pangeran Luciel, aku dengar kalau kau menyukai bermain pedang dan berkuda"
"Ya. Sebentar aku permisi dulu, Tuan Putri Natalia ikut dengan ku"
"Ah .. i-iya .. sebentar dulu ya"
Mereka berdua pun pergi meninggalkan Mia bersama Lilith.
"Eh .. pancake nya enak ya"
"Iya , terimakasih!"
Pangeran Luciel dan Natalia berada jauh dari halaman belakang. Natalia pun bingung ada apa dengan nya , dan Pangeran Luciel pun berhenti berjalan.
"Pangeran Luciel .. ada apa?"
" Sepertinya ada yang tidak beres dengan Si Lilith itu"
"Apa nya? Dia hanya gadis yang manis .."
"Bukan begitu kau .. masa tidak merasa apa pun? Dia anak yang aneh .. umumnya setiap orang pasti mempunyai sihir namun dia .. tidak punya ."
"Jadi ..?"
"Masalah nya , orang yang tidak punya sihir itu biasanya ... Sudah mati"
"Apa ..?"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Empress's New Life
Historical Fiction[Tidak akan dilanjut] Natalia Evans , seorang permaisuri yang memiliki nasib buruk tentang kehidupan nya. Kehidupan nya yang sebelum nya ia mati dengan tragis karena kasus penuduhan pembunuhan , begitu ia di reinkarnasi kembali ia tetap dibunuh deng...
