Chapter 30

1.8K 135 2
                                        

Keesokkannya..

Hari ini kita akan berkunjung ke Kota Boran! Baguslah kalau itu bukan Ratu Cheryl .. tapi bagaimana kalau kita bertemu dengan dia di kota Boran ?

"Natalia ayo masuk ke kereta kudanya"

"Baik Mama!"

Aku langsung duduk di tempat duduk dan melihat ke arah jendela, wah .. banyak juga ksatria nya .. kira-kira ada 10 orang .. mari kita mulai perjalanan ini .

"Natalia ayo bangun"

"Mmhm .. ada apa Mama?"

"Kita sudah sampai"

Aku kemudian turun dari kereta kuda dan melihat keliling, ternyata kota ini masih baik-baik saja ya ..

"Papa Lia akan keliling ya!"

"Baiklah, tapi harus ada yang menjagamu .. dimana ksatria kembaran itu?"

Hah apa yang Papa bicarakan?

"Natalia mereka akan menjaga mu selama kau berkeliling"

"Ini adalah sebuah kehormatan bagi kami tuan Putri!"

"Blake , Bella!"

Oh ternyata mereka ya! Sudah lama sekali aku tidak menemui mereka ..

''kita akan pergi kemana tuan Putri?"

"Entahlah mungkin menjelajah?"

Kita sudah mengelilingi daerah tersebut dan tidak menemukan sesuatu hal yang ganjal

"Ayo kita balik ke Papa dan Mama---"

Kemudian aku melihat sekelompok perampok mengelilingi kita, Blake dan Bella melindungi ku dan mengarahkan pedang nya kepada mereka

"Jika kau berani menculik atau mengambil barang yang ada di Tuan Putri kau akan dibunuh"

Blake langsung berbicara seperti itu namun seperti nya orang nya semakin banyak dan banyak ..

"Kenapa seperti nya orang nya semakin membanyak?"

"Jangan takut Bella, kita adalah ksatria yang dipercayai oleh Yang Mulia . Jadi kita tidak boleh mengecewakan nya"

"Benar!"

Blake menyerang para perampok dan Bella melindungi ku . Aku bisa merasakan taktik mereka dan kemudian salah satu anggota perampok langsung menyerang Bella

"Bella!"

Blake mencoba membantu Bella namun para perampok menghalang nya dan terus menyerang nya, aku diam berdiri disana aku ingin membantu tapi kenapa badan ku tidak ingin bergerak. Hingga ku merasakan seperti ada yang di belakang aku saat aku berbalik aku melihat pedang yang akan mengenakan kepala ku. Sial. Apa aku harus mati sekarang?

"Tuan Putri!!"

Aku bisa mendengar teriakan Blake dan Bella aku hanya bisa menutup mata dan ..

DOR!

Apa itu? Suara nya seperti suara tembakan .. aku membuka mata ku dan bisa melihat ke bawah , perampok itu sudah tergeletak tak berdaya.

"Apa kau baik-baik saja Tuan Putri?"

Suara ini .. bukankah ini suara Ratu Cheryl? Aku kemudian melihat ke arahnya dan melihat pistol yang ia genggam . Ratu Cheryl menyelamatkan ku ..

"Ratu Cheryl!"

"Ayo amankan mereka! "

Segerombolan ksatria mengamankan para perampok itu, aku kemudian berlari ke arah Bella dan Blake

"Bella apa kamu baik-baik saja?!"

Aku melihat sayatan pedang di dada nya , kemudian Blake berlari ke arah Bella

"Bella"

"Aku baik-baik saja.. untungnya Ratu Cheryl datang tepat waktu.."

"Ratu Cheryl terimakasih!"

Aku langsung mengucapkan itu sambil membungkuk

"Tidak apa-apa, asalkan kau masih selamat. Omong-omong kenapa kau ada disini?"

"Ah Lia datang sama Papa dan Mama!"

"Baiklah ayo kita kesana , kebetulan aku harus melapor kepada Yang Mulia"

Kita kemudian pergi ke arah Papa dan Mama, Mama pun terkejut dan langsung memelukku

"Ya ampun, Mama mengkhawatirkan kamu. Mama dengar suara tembakan apa itu mengenai mu?"

"Tidak. Lia baik-baik saja! Terimakasih kepada Ratu !"

"Ratu Cheryl.."

"Sudah lama tidak bertemu Nona Brianna"

Mama dan Ratu Cheryl bersalaman dan kemudian berpelukkan

"Apa itu?"

Papa langsung menanyakan ke segerombolan orang yang ditangkap oleh Ratu Cheryl

"Itu adalah pembunuh yang sedang di incar sekarang, aku berhasil menangkap nya. Dan kemudian ini adalah segerombolan perampok, aku dan ksatria-kstaria ku sudah menangkap mereka dan juga .. mereka mencoba melukai atau bahkan membunuh Tuan Putri"

"Itu betul yang Mulia, Ratu Cheryl untungnya datang tepat waktu dan menyelamatkan Tuan Putri. Suara tembakan itu adalah milik Ratu Cheryl"

Blake ..

"Begitu ya, terimakasih Ratu Cheryl telah menyelamatkan nya . Mereka akan di bawa untuk pengadilan , menurut mu apa hukuman yang pantas untuk mereka?"

Papa kemudian melihat ke arah mereka dengan tatapan tajam yang membuat mereka merinding

"Entahlah, kita lihat nanti saja"

"Oh iya Ratu Cheryl apa kau datang ke sini sendirian atau bersama dengan seseorang?"

Iya ya .. Ratu Cheryl datang ke sini untuk penyelidikan

"Aku datang bersama putra ku"

Putra? Pangeran Luciel berada di sini juga? Kok aku tidak melihat nya ya?

"Dia menemukan beberapa bom dan sejumlah barang yang dicuri"

"Begitu ya, baguslah kalau begitu. "

"Brianna , Natalia kalian duluan saja kembali ke istana. Aku masih ada urusan disini"

"Baiklah, ayo masuk Natalia"

"Baik Ma! Dadah ratu Cheryl! Papa jaga diri!"

Aku kemudian melambaikan tangan ku, Ratu Cheryl dan Papa juga ikutan melambaikan tangannya,  juga kemudian aku masuk ke kereta kuda dan mulai pergi.

"Ibu aku sudah periksa seluruh area di kota ini dan tidak menemukan bom atau barang yang hilang lagi"

"Baguslah, bom nya akan kita amankan."

"Ibu tadi siapa yang masuk ke kereta kuda?"

"Nona Brianna dan Tuan Putri Natalia"

"Oh .. begitu ya"

The Empress's New LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang