Beberapa hari kemudian
Kerajaan Barat
Angin pun berhembus secara lembut melalui jendela yang terbuka di dalam kantor Luciel, Luciel pun menutup bukunya.
"Hm .. sudah beres kubaca. Apa lagi yang harus kulakukan?"
Ia pun menyilangkan tangannya dan bersender ke kursinya, kemudian ia pun menutup matanya.
•FLASHBACK•
Author's POV
"Apa kau baik-baik saja?"
Samar-samar ia bisa melihat senyuman gadis itu, namun kemudian ia pun membuang muka.
"Siapa dirimu?"
"Ah, namaku---"
•FLASHBACK SELESAI•
"Hah .. pusing sekali"
Erang Luciel sambil meletakkan tangan kanannya di wajahnya, ia pun melepaskan ikatan rambutnya kemudian terdengar suara ketukan pintu.
"Masuk, aku tahu itu kamu Mia."
Mia pun membuka pintunya kemudian Luciel pun menyenderkan wajahnya di tangan kanannya.
"Kakak dipanggil oleh ibu."
"Ibu?"
"Iya."
"Baiklah aku akan pergi kesana. Kau lanjut lakukan aktivitas mu."
Ucap Luciel sambil berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu.
"Baik!''
Jawab Mia dengan ceria kemudian ia pun kembali pergi ke kamarnya, Luciel pun berjalan menuju kamar Cheryl. Setelah ia sampai ke kamar nya, Cheryl pun langsung menoleh kearahnya.
"Ada apa memanggilku , ibu?"
"Luciel, kemarilah."
Luciel pun duduk disebelahnya dan tersenyum padanya.
"Apa ada suatu masalah, ibu? "
"Tidak."
Ucap Cheryl dengan lembut dan menggelengkan kepalanya, Luciel pun menyenderkan wajahnya di tangan kanannya dan menatapnya dengan senyumannya.
"Kalau begitu, apa ada laporan yang bisa aku kerjakan? Atau ada suatu kejadian yang bisa kubantu selidiki?"
"Tidak, hari ini sudah ibu kerjakan semuanya."
"Semuanya?"
"Iya."
"Kalau begitu, apa yang ingin ibu bicarakan?"
"Tentang keadaan mu.''
Luciel pun terdiam dan kemudian menatap Cheryl dengan serius.
"Keadaan ku?"
"Iya, apa kau baik-baik saja? Mia bilang padaku bahwa saat ia sedang melewati kantor mu, ia mendengar suara dentuman yang berada dari dalam kantor mu. Ia pun mendengar suara Raven yang memanggil namamu dengan khawatir."
" ... Aku baik-baik saja. Ibu tidak perlu khawatir. Aku hanya kehilangan keseimbangan saat itu, dan kepala ku hanya sedikit pusing."
Ucap Luciel dengan lembut dan tersenyum kepada Cheryl, namun Cheryl hanya menatap nya dengan cemas dan kemudian memegang kedua tangan Luciel .
"Jika ada apa-apa ceritakan kepada ibu. Mia pun selalu bercerita kepada ibu jika ia mempunyai masalah ."
Luciel pun sedikit terkejut dan kemudian menggenggam tangan Cheryl dan tersenyum lembut padanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Empress's New Life
Historical Fiction[Tidak akan dilanjut] Natalia Evans , seorang permaisuri yang memiliki nasib buruk tentang kehidupan nya. Kehidupan nya yang sebelum nya ia mati dengan tragis karena kasus penuduhan pembunuhan , begitu ia di reinkarnasi kembali ia tetap dibunuh deng...
