S2: Chapter 40

462 32 0
                                        

"akh! Hei bisakah kalian berhenti membully ku?"

Ucap Robin sambil membersihkan baju seragam nya yang terkena lemparan bola salju itu. Sedangkan Laurel, Gabriel, dan Bella hanya tertawa dan terus menerus melemparkan bola salju padanya.

"Tuan Putri tidak ingin ikutan?"

Tanya Blake sambil menatap kearah nya, Natalia pun menyilangkan tangannya dan tersenyum melihat kelakuan Ksatria-ksatria yang sedang asik bermain bola salju.

"Mungkin tidak. Biarkan mereka bermain, persahabatan kalian begitu erat ya?''

" Saya hanya akan menyetujui apa yang anda bicarakan barusan."

Natalia pun tertawa sambil memegang syal miliknya. Namun kemudian, saat ksatria-ksatria itu sibuk bermain bola salju, Roy dan Brianna pun muncul secara tiba-tiba.

"Ada apa ini , ribut sekali."

Mendengar suara itu, para ksatria-ksatria itu pun menoleh kearah suara itu dengan perlahan dan terkejut saat melihat Roy yang menatap mereka dengan tatapan dinginnya.

"Ah, kelihatan nya asik sekali ya!"

Ucap Brianna dengan ceria sambil menggenggam lengan Roy, namun tetap saja para ksatria itu terlihat takut kepada Roy. Roy pun menatap Natalia yang sedang berdiri, kemudian menatap ksatria-ksatria itu dengan tatapan tajam nya dan aura seram nya pun keluar.

"Kalian tidak tahu malu ya ternyata. Bertingkah laku seperti itu di depan seorang putri, bagaimana jika bola salju yang kalian lempar itu tepat mengenai Natalia? Kalian ingin tanggung jawab? Dimana letak sopan santun kalian?"

Mereka pun menjadi lebih ketakutan dari sebelumnya, kecuali Blake yang tidak ikut campur dalam masalah ini.

Setelah mereka berbaris di depan Roy dan Brianna, dan meminta maaf kepada Roy. Roy dan Brianna pun berjalan mendekati Natalia dan berdiri di depannya.

"Ada apa Papa , Mama?''

"Hey, Natalia apakah kau ingin memakan sarapan bareng dengan kita? Sepertinya kau langsung pergi ke sini sehabis membersihkan badan mu ya. Tapi jika kau sudah memakan sarapan, tetaplah ikut karena sudah dipersiapkan makanan-makanan penutup dan minuman hangat."

" ... Tentu saja!"

•~•~•~•

"Bagaimana?"

"Waffle nya enak! Teh hangat nya juga!"

Brianna pun tertawa kecil dan melanjutkan makanannya begitu pula dengan Natalia. Namun kemudian, Natalia pun meletakkan garpu itu di atas piring berisi waffle itu karena ia merasa tidak enak badan. Kemudian ia pun merasakan sengatan yang menyengat saraf tubuhnya.

•FLASHBACK•

Author's POV

"Senang bertemu dengan mu lagi , Tuan Putri Natalia."

Pria misterius itu muncul dengan seringainya dan mencium tangan Natalia. Natalia yang refleks terkejut dan merasa sedikit bingung .

"Ma-maaf tapi anda siapa?"

Tanya nya kepada pria itu, pria itu pun memalingkan wajahnya dan memegang lehernya kemudian memainkan rambut nya yang panjang. Ia pun kembali menatap ke arah Natalia dan tersenyum.

"Mungkin kau tidak ingat dengan ini, tapi apakah kau ingat dengan anak yang berada di dalam gang kecil, anak yang terlihat kesepian dan miskin dalam pandangan mu. "

"Ah, pendant itu ..!"

Natalia pun terkesiap dan menunjuk ke arah pendant yang dipakai pria itu. Pria itu pun melihat wajah Natalia yang terkejut itu dan menyeringai.

The Empress's New LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang