Hening.. s-sepertinya aku merusak suasana ya?
" ... Tentu kebetulan aku sudah merencanakan nya , besok kita akan pergi"
"Begitu ya. . "
Ok sudah kutentukan akan ku mencari tau kebenaran nya
•~•~•~•~•~•~•~
"Tuan Putri anda ingin makan apa?"
"Eh minuman aja"
"Baik, minuman apa ?"
"Teh hijau dingin"
"Baik"
Kemudian aku menatap potret Mama dan Papa
"Mama .. sebenarnya kamu sudah meninggal atau belum?"
Jujur sekarang aku sangat bingung dengan keadaan ini .. tadi itu cuman ilusi atau memang Mama yang tersegel disana?
"Tuan Putri ini minumannya"
"Terimakasih Jasmine!"
•~•~•~•~•~
Keesokkannya
"Kau sudah bersiap-siap?"
"Sudah Papa"
"Baik, naiklah ke kereta kuda nya"
"Apa tempatnya jauh dari sini?"
"Tidak terlalu sebenarnya .. 1 jam saja sudah sampai, jika mau kau tidur dulu"
"Ah baik"
Aku kemudian menatap ke jendela nya dan terbayang-bayang tentang Mama yang tertidur di tempat misterius namun indah itu dan kemudian tertidur
"Natalia.."
"Hah!"
"Ada apa ?"
"Ah tidak.."
Apa itu tadi..suara Mama?
"Kita sudah hampir sampai"
"Iya.."
Jadi seperti ini makamnya ..
"Natalia hati-hati dengan langkah mu"
Papa kemudian mengulurkan tangan nya kemudian aku mengambil tangannya dan turun dari kereta kuda itu
"Brianna .. aku kembali"
Aneh. Kenapa makam ini terasa janggal? Di makam Mama .. terasa kosong. Kenapa? Padahal setiap orang yang meninggal dan terkubur pasti tidak mempunyai sihir tapi makam ibu .. terasa aneh ..
"Mama.."
Aku kemudian meletakkan buket bunga yang aku pegang , dan mulai berdoa begitu juga dengan Papa
"Papa Lia haus , Lia ingin minum dulu ya"
"Terserah kau. Minta air putih nya kepada Robin"
"Baik"
Sebenarnya aku hanya akan bersembunyi dan melihat Papa sendirian di makam
"Brianna .. lihat replika mu sudah mirip sekali dengan mu , dan sudah hampir remaja .. aku harap kau ada disini dan melihat nya tumbuh dewasa .. sebenarnya aku tidak terlalu memperhatikannya saat masih kecil aku bahkan membuatnya trauma .. aku masih ingin kau hidup.."
Papa..sisi yang kau perlihatkan ini sungguh langka .. sisi lembutnya .. rasa kerinduannya terhadap Mama bisa dilihat dari ekspresi wajah nya..
"Papa"
"Ayo kita kembali ke Istana"
"Baik"
•~•~•~•~•~
Saat sudah sampai di istana nya
"Apa itu?"
"Oh ini adalah hadiah dari Putri Mia"
"Batu kristal?"
"Iya, lihat cantik banget bukan? Lia sangat menyukainya"
"Kota Asque memang penghasil berlian dan batu kristal , jadi memang mudah mendapatkan nya dan memang berlian dan batu kristalnya selalu indah dan ajaib"
"Begitu ya.."
"Yang Mulia jadwal anda hari ini.."
"Aku pergi dulu"
"Dadah Papa!"
Hm..aku ingin ketemu Kakak Nayra lagi..tapi aku malah takut bertemu selir yang lainnya..
"Siapa itu?"
Ah..rambut biru dan kulit eksotis..
"Oh ya ampun bukankah ini Tuan Putri kesayangan kita? Ada apa dengan kedatangan anda? Kuharap anda tidak menggangu kita ya"
"Jangan begitu Poppy, dia masih kecil"
"Adriana"
Ah..aku ketemu wanita ini lagi, benar-benar merusak suasana
"Kalian berdua seharusnya hormat kepada tuan Putri"
Suara itu bukankah .. Kakak Nayra?! Selir paling baik diantara mereka
KAMU SEDANG MEMBACA
The Empress's New Life
Narrativa Storica[Tidak akan dilanjut] Natalia Evans , seorang permaisuri yang memiliki nasib buruk tentang kehidupan nya. Kehidupan nya yang sebelum nya ia mati dengan tragis karena kasus penuduhan pembunuhan , begitu ia di reinkarnasi kembali ia tetap dibunuh deng...
