Chapter 32

1.6K 139 0
                                        

"Tadi itu benar Kakak mu, Mia?"

"Iya , itu memang benar-benar kakak ku? Kenapa?"

"Ah, tidak"

Kita berbincang-bincang di kamar nya dan kemudian aku mendengar ketukan di pintunya

"Ya? Masuk saja , aku tau itu kamu Kakak"

Pangeran Luciel kemudian masuk dan
kemudian Mia menatap kepada nya dengan ekspresi kesal

"Ada apa Kakak?"

"Tidak, hanya saja Ibu memberitahuku untuk membawakan mu ini, sudah aku pergi dulu. Jika kau butuh apa-apa datang saja ke kantor ku"

Pangeran Luciel menutup pintu nya, aku kemudian melihat ke Mia yang sedang memegang buku yang di kunci

"Hah? Ibu menyuruh ku untuk bisa menguasai bahasa ini?"

"Permisi Tuan Putri, anda disuruh untuk pergi ke kantor pangeran. Tuan Putri Natalia juga"

"Oh baiklah ayo kita pergi kesana"

Kita kemudian berjalan menuju kantornya, saat kita memasuki ruangan tersebut, aku bisa melihat bahwa kantor ini sangatlah luas dan tempat ini seperti perpustakaan .. ada banyak sekali buku ..

" tadi barang nya tertukar, ini yang seharusnya untuk mu''

"Ok, oh .. "

Aku dan Mia melihat ke kotak yang dihiasi pita, saat Mia membuka nya aku melihat sepasang anting yang sangat cantik

"Oh, bukankah ini hadiah yang di janjikan Baron John?"

"Hah?"

Pangeran Luciel kemudian berjalan ke arah kita dan hampir mengambil kotak itu

"Kakak!"

"Berikan aku kotak itu"

"Tapi kan kak! Ini hadiah yang dia janjikan! Aku gak bisa menolak nya!''

"Kau ini ya..."

Sepertinya mereka mulai berkelahi atau adu mulut, aku pun melihat sekitar dan melihat buku, aku kemudian memegang buku itu

"Sejarah Kerajaan Dan Keluarga Bangsawan"

Tunggu .. bukankah ini buku yang waktu itu.. aku baca dan menghilang..?

"Ada apa Tuan Putri Natalia?"

Sepertinya Pangeran Luciel melihat aku yang sedang memegang buku itu

"Ah.. tidak ada apa-apa .. hanya saja. . sepertinya aku pernah membaca buku ini"

Pangeran Luciel menatapku dengan ekspresi serius, dia kemudian duduk di kursi nya

"Ini buku milik ku, apa maksud mu kau pernah membaca nya?''

"Um tidak, tapi aku sepertinya benar-benar telah membaca buku ini, saat aku selesai membacanya buku nya mulai menghilang"

Dia menatap ku langsung ke mataku, setelah itu dia menghela nafas panjang

"Hmm kebetulan saat aku masih umur.. 8 buku ini entah kemana hilang dan kembali lagi"

Pangeran Luciel kemudian mengambil bukunya dan membuka halaman pertama nya

"Yang ini bukan?"

"Iya!"

Ternyata benar buku ini! Aku benar-benar terkejut. .

"Pantas saja aku merasakan ada yang aneh saat buku ini kembali..."

" ... Maaf bisa anda ulangi?"

Tadi Pangeran Luciel bicara apa ya..? Aku melihat ke arah Mia, sepertinya dia terlihat bingung dengan suasana nya

"Kenapa kelihatannya kalian akan akur dengan cepat ya..?"

Mia mengatakan itu dengan ekspresi melongo , aku hanya bisa tersenyum canggung kalau Pangeran Luciel sepertinya tidak peduli dengan perkataan nya

"Ah iya Kakak!"

"Apa?"

"Apa kakak bisa mengajari ku tentang sihir lagi?!"

Pangeran Luciel perlahan-lahan ekspresi nya semakin terlihat bingung

"Kau .. masih belum menguasainya..?? Dan perasaan aku sudah mengajarimu beberapa sihir tapi kenapa kau meminta lagi? Kau sudah lupa bagaimana caranya atau masih belum paham? "

Ah ya ampun.. kenapa perkataanya seperti menusuk ke hati ku ya..? Aku bisa menguasai sihir saat aku umur 15 dan itu pun aku baru menguasai satu sihir ..

"Belum bisa apa pun"

"Ishh ya ampun kau ini ya kenapa masih saja belum bisa ..."

Aku bisa merasakan aura hitam yang berasal dari Pangeran Luciel namun sepertinya dia mencoba menahan nya, sepertinya dia sudah beberapa kali mengajarkannya kepada Mia tapi Mia masih saja belum bisa ya..? Pangeran Luciel menoleh ke arah ku, ada apa ya?

"Sekarang aku lelah. Tuan Putri Natalia bisa mengajarkan mu"



HAH?! Tunggu sejak kapan aku mulai menguasai sihir ku sepenuhnya?! Perasaan masih bisa sedikit doang, dan itu sangat sedikit.. meskipun diluar aku masih tersenyum tapi di dalam aku benar-benar tidak tau harus apa!!

"T-tunggu dulu Pangeran Luciel .. kenapa tiba-tiba aku?"

Dia pun mulai berdiri dan berjalan ke arah ku, sekarang wajah nya hanya berjarak beberapa inci , astaga dia terlalu dekat .. dia kemudian berbisik ke telinga ku

"Kau sudah bisa menguasai sihir mu, meskipun belum sepenuhnya namun itu cukup untuk bisa mengajarkan nya kepada adikku. Kalau aku punya waktu luang aku akan ajarkan mu sampai kau sepenuhnya menguasai sihirmu .. kau tau sihir mu ini sangat spesial .."

Ugh! Aku bisa merasakan wajah ku mulai memanas .. dia kemudian menyeringai dan mulai menjauhkan wajah nya.

"Yah seperti itu . Dan adikku ini jika ada materi baru pasti akan sangat sulit untuknya dimengerti, jadi kau benar-benar harus tau bagaimana menjelaskan nya, aku akan kembali bekerja disini. Kalian boleh berlatih disini "

"Apa maksud kakak!?"

Mia mulai mengomel kepadanya, tapi aku masih memikirkan perkataan nya .. sihirku spesial? Apa maksudnya?. Oh iya bagaimana cara aku menjelaskan tentang sihir kepada Mia?!

The Empress's New LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang