Keesokkannya
Di Kerajaan Barat
Saat para ksatria sedang bersiap untuk berlatih, Clovis pun bertemu dengan Raven yang sedang menuju ke kantor Luciel, Clovis pun mendekat dan menatap Raven.
"Ah, Selamat pagi Clo--"
Sebelum Raven selesai bicara Clovis pun menarik baju seragam ksatrianya dan menatap serius kepada Raven.
"Kemarin .. kenapa kau tidak memberhentikannya untuk bunuh diri?"
" ... Dia melakukannya dengan sangat tidak terduga sehingga tidak ada yang menyadari nya."
Namun Clovis tidak puas dengan jawabannya kemudian menarik baju nya dan menatapnya dengan penuh kemarahan.
"Kenapa .. kau kan berada di sampingnya! Kenapa kau tidak melindungi nya?! Kita berdua sudah berjanji akan melindungi nya! "
"Aku tahu!!"
Robin pun berteriak sehingga suasana pun menjadi hening, pelayan dan ksatria yang berada di sekitar mereka pun langsung menoleh kearah mereka.
"Aku sudah mencoba untuk memberhentikannya! Tapi saat kita hendak pergi kembali ke Istana, dia langsung menusuk dirinya , aku pun terlambat untuk mengetahui nya!"
"Cih, Padahal .. sudah ku percayakan semua padamu .. "
Clovis pun menunduk dan melepas genggamannya, saat ia hendak pergi berlatih Raven pun memutuskan untuk berbicara.
"Dengar, Aku tahu kita berdua mempunyai perasaan yang sama terhadap Amorette. Clovis--"
"Diam. "
Clovis pun pergi dan meninggalkan Raven terdiam disana. Beberapa saat kemudian, Raven pun sampai ke kantor Luciel.
"Maaf jika saya terlambat, Pangeran."
"Kemana saja kau?"
" .. tidak . "
Saat Raven berdiri di samping Luciel, Luciel pun menatap kearahnya dan menghela nafas.
"Kau bertengkar dengan Clovis?"
Raven pun terkejut dan menoleh kearah Luciel, Luciel pun menyeringai dan menyilangkan kakinya.
"Mia baru saja memberi tahuku tentang itu. Kau dan Clovis selalu saja bertengkar, tapi tidak pernah seserius ini."
"Anda--"
"Masalah Amorette lagi kan?''
Raven pun terdiam dan membuang muka, sedangkan Luciel hanya menatapnya dengan bingung.
"Aku tahu dulu juga saat Amorette masih ada, kalian suka bertengkar untuk siapa yang akan menemaninya saat menjalani misi atau pekerjaan. Tapi aku tahu itu hanya sebatas rival dan siapa yang akan memenangkan hatinya duluan. Dan juga, pertengkaran itulah yang membuat persahabatan kalian semakin erat. Tapi kali ini itu bukan masalah nya."
" .. aku gagal melindungi Amorette. Sehingga Clovis pun sepertinya marah denganku. Lagipula aku pun tidak menyangka jika dia akan bunuh diri. Bukannya aku tidak peduli tapi .. tapi .."
"Kau menyukainya kan?"
Raven pun terdiam dan menunduk, Luciel pun berdiri , ia pun berjalan mendekati jendela dan kemudian menatap kearah jendela .
"Sama halnya dengan Clovis, dia pun menyukai Amorette."
"Saya tahu, anda tidak perlu dijelaskan secara berulang-ulang."
Luciel pun terdiam dan kemudian ia pun mengambil salah satu buku yang berada di rak buku, kemudian ia pun duduk kembali.
"Apa ada pesan-pesan terakhir dari Amorette?"
KAMU SEDANG MEMBACA
The Empress's New Life
Historical Fiction[Tidak akan dilanjut] Natalia Evans , seorang permaisuri yang memiliki nasib buruk tentang kehidupan nya. Kehidupan nya yang sebelum nya ia mati dengan tragis karena kasus penuduhan pembunuhan , begitu ia di reinkarnasi kembali ia tetap dibunuh deng...
