S2: Chapter 19

614 53 1
                                        

Namun Roy hanya menatap Nayra dengan dingin dan mengabaikannya.

"I-ini benaran Yang Mulia Kaisar?!"

Penduduk lainnya pun gaduh saat mengetahui Roy ada disitu, namun Roy hanya mengabaikan mereka, Roy pun melihat sekeliling.

"Apa ada sesuatu, Yang Mulia?''

Laurel pun bertanya kepada nya dan Roy pun hanya menggelengkan kepalanya dan menatap lelaki yang ada di sebelah nya.

"Kau ''

"A-ada apa Yang Mulia?"

"Apa kau yang mengumpulkan semua penduduk kesini?"

"I-iya! Setidaknya semua penduduk selamat disini, meskipun sepertinya saya ketinggalan satu orang.."

"Ada berapa banyak penduduk yang selamat dan dikumpulkan disini?"

"Se-setidaknya 100 orang .. itu pun sebetulnya belum dihitung dengan korban-korban nya .."

"100? Di dalam ruangan bawah tanah ini?''

"I-iya , Duchess Amren dan suaminya yang membantu bikin ini untuk kita penduduk desa, karena dulu memang sering menjadi target pembantaian."

Roy pun terdiam sebentar dan berbalik badan, saat ia berbalik badan ia pun berhadapan dengan Nayra. Nayra pun menatapnya dengan serius.

"Anda .. mengapa berada di sini?"

"Apa kau bodoh? Dan seharusnya aku yang menanyakan itu."

"Desa ini merupakan tempat dimana aku dilahirkan dan dibesarkan."

"Kalau begitu awas. Kalian semua boleh keluar, pelakunya sudah pergi."

Roy pun pergi diikuti oleh Laurel dan Robin, penduduk lainnya pun ikut pergi keluar dari situ. Saat sudah sampai keatas semua penduduk pun langsung sedikit terkejut saat melihat kondisi desanya.

"Desa nya .. hampir hancur semua .."

Ucap Nayra dengan terkejut saat ia melihat kondisi desanya, Roy pun bertanya kepada lelaki itu.

"Apa kau melihat apa yang terjadi sebelum kau masuk kedalam ruangan bawah tanah itu?"

"Iya .. pelaku nya menantang para penduduk yang mempunyai bakat dalam pedang dan menyuruh mereka untuk menyerangnya , tapi kemudian pelaku itu semakin menggila, kekuatan sihirnya pun .."

"Apa kau bisa mendeskripsikan fisik pelaku itu? Dan apakah benar jika pelakunya memang hanya satu orang?"

"Saya tidak bisa mendeskripsikan nya karena pelaku tersebut menggunakan tudung dan topeng. Namun memang benar bahwa pelakunya memang hanya satu"

Roy pun langsung berbalik dan menanyakan kepada ksatria-ksatria yang baru saja selesai mengecek desa tersebut.

"Bagaimana?"

Ksatria-ksatria tersebut pun turun dari kudanya dan langsung berlutut.

"Iya Yang Mulia. Seperti nya tidak ada korban lagi , dan banyak rumah yang hancur begitu juga dengan tanahnya yang hampir hancur. Sepertinya pelaku nya setelah membantai, ia pun sepertinya mengetes kekuatan sihirnya sehingga rumah-rumah hancur dan begitu pun dengan tanahnya.''

"Kerja bagus."

Roy pun menoleh kebelakang dan menatap seluruh penduduk.

"Dengarkan aku , kalian penduduk desa ini akan aku evakuasi. Dikarenakan kondisi desa yang sekarang tidak layak untuk dihuni maka kalian akan tinggal di penginapan di kota Rayne untuk sementara, dan akan dibantu oleh Duchess Amren."

The Empress's New LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang