Beberapa hari kemudian
"Tuan Putri!"
Jasmine pun memasuki ruangan itu dan duduk disamping Natalia, ia pun memberikan nya undangan surat.
"Ini .. surat kah?''
"Hm, seperti undangan gitu."
"Ah, undangan?"
Natalia pun melihat undangan itu, dan kemudian beberapa pelayan lain pun memasuki ruangan itu.
"Nana, Lily!"
"Tuan Putri, selamat pagi!''
Ucap kedua pelayan itu, kemudian mereka pun duduk di sofa yang berada di dekat sofa yang diduduki oleh Natalia dan Jasmine.
'' Hm .. ini undangan pesta teh di mansion nya Duchess Amren? Tapi di undangan ini tidak tertera siapa yang menulisnya .."
Natalia pun membuka undangan itu dan mulai membaca nya. Setelah ia selesai membacanya, ia pun menatap kearah Jasmine dan kedua pelayan itu.
"Apakah .. aku harus datang?"
"Itu hak anda memutuskan untuk menolak atau datang ."
"Hm .. mungkin aku akan membicarakannya kepada Papa dan Mama..''
"Ide bagus!"
___________
Di kamar mandi mewah milik sang Kaisar yaitu Roy, sedang bersantai sambil meminum Vodka nya. Kemudian seseorang pun mengetuk pintunya.
"Masuk. Aku tahu itu kau Robin."
Robin pun memasuki kamar mandi yang luas itu, kemudian membungkuk.
"Iya, Yang Mulia. Yang Mulia, Tuan Putri Natalia ingin bertemu dengan anda."
"Natalia?"
"Iya, begitu pun dengan Yang Mulia Nona Brianna."
Roy pun menyimpan gelas yang berisi Vodka itu, dan kemudian menyenderkan mukanya di telapak tangan kirinya.
"Hm .. bilang kepadanya untuk tunggu sebentar."
"Baik Yang Mulia. Kalau begitu saya permisi dulu."
•~•~•
Setelah beberapa saat, Roy dan Robin pun datang ke taman dan menemui Natalia dan Brianna. Roy yang terlihat segar kemudian angin pun berhembus secara lembut dan rambut pirangnya yang medium itu pun terbawa angin.
"Ah, Papa!"
Natalia pun berdiri dari kursi nya dan berlari mendekati Roy dengan wajah cerianya. Ia pun menggenggam tangan nya dan menyuruhnya untuk cepat duduk .
"Papa cepat! Mama nanti menunggu ..!"
Robin dan Brianna pun tertawa kecil melihat tingkah lakunya, kemudian Roy pun duduk kemudian ia pun menyilangkan kakinya.
"Apa yang ingin kau bicarakan?''
"Ah, itu"
Kemudian Natalia pun mengeluarkan undangan surat itu dan memberikannya kepada Roy, kemudian Brianna pun penasaran dan mengintip untuk melihat undangan itu.
"Ini ..?"
"Surat undangan!"
"Dari Mansion Aurelius?"
"Iya, ia mengundang ku untuk pergi ke mansion nya dan ingin bertemu dengan ku. Jadi--"
"Tidak."
Sebelum Natalia selesai berbicara , Roy sudah memotong pembicaraan nya itu sambil memelototi undangan itu.
"Ah, begitu ya .."
KAMU SEDANG MEMBACA
The Empress's New Life
Historical Fiction[Tidak akan dilanjut] Natalia Evans , seorang permaisuri yang memiliki nasib buruk tentang kehidupan nya. Kehidupan nya yang sebelum nya ia mati dengan tragis karena kasus penuduhan pembunuhan , begitu ia di reinkarnasi kembali ia tetap dibunuh deng...
