Sesuai dengan jadwal akademi hari ini , ekspedi ke bangunan kuno. Menurut info yang ku dapat dari Lucy, kata nya sih, ini bangunan baru di temukan jadi di larang menyentuh apapun dan kelompok saintess kita akan memimpin. Aku dengan kelompok ku mendapat giliran ke 4 untuk masuk.
Bangunan yang berada di wilayah Helder ini benar benar baru di temukan beberapa waktu yang lalu. Saat ku lihat, lokasi nya dekat dengan tempat pembunuhan 'ayah palsu' di sungai, sekitar 8-9 tahun yang lalu, yang mana juga tempat aku pertama kali bertemu dengan Apollo. Itu sudah lama sekali.
Bangunan yang di temukan ini memang di gali dari dalam tanah, jadi kami harus turun ke bawah dan berusaha untuk tidak meretakkan sesuatu.
"aku benci tempat ini" ujar wanita di bayangan ku.
Tempat ini memiliki energi sihir yang terbalik dari wanita bayangan itu. sihir cahaya. Kurasa itulah alasan mengapa Eri di beri masuk lebih dahulu. Tiap kelompok terdiri dari 3 orang sesuai dengan jenis kelamin mereka. Tapi saat masuk kelompok wanita akan bergabung dengan kelompok pria. Lalu untung nya, kelompok Eri lah bergabung dengan kelompok Ray.
Kulihat saat mereka bertemu secara kelompok, Eri merasa risih, kalau aku di sana aku juga akan merasakan hal yang sama dengan Eri. Aura hitam itu benar benar memakan Ray. Apa Eri juga bisa merasakannya. Lalu Claris, aku bahkan kemarin tidak ada ke tempatnya, dan sifatnya entah mengapa menajdi sangat dingin.
Dan kami pun masuk ke dalam sesuai urutan, dengan menggunakan sedikit sihir cahaya untuk menerangi jalan. Tujuan Ekspedisi ini adalah melatih kerjasama kelompok dalam memecahkan teka teki dalam bahasa kuno.
Tiap dinding masih kotor dengan tanah menyelimutinya, beberapa serangga yang menyebalkan juga ada. Sofia dan satu pria berjalan di depan sebagai pemengang peta, Lucy dan pria lainnya di tengah sebagai penerjemah, dan aku beserta pria yang lainnya sebagai penerang jalan, karena hanya kami berdua yang bisa menggunakan sihir cahaya.
Banyak relief yang bertebaran di samping kami, sangat keren. Selain itu ada patung penjaga setiap pintu yang akan kami lalui.
"Berhenti dahulu semuanya" perintah Sofia.
"Ada apa?" tanya Lucy
"ada [light ball] kelompok lain di depan kita"
Kulihat [light ball] yang muncul dari depan dan bergerak ke tempat kami. Ada apa ini, apa ada sesuatu yang buruk terjadi.
"Toloongg!"
Dengan samar samar aku dapat melihat orang yang berteriak itu. Ruby.
Sofia dan Lucy berlari mendekati Ruby, membantu Ruby untuk berjalan perlahan ke kelompok kami. Beberapa Pria memberikan dia air.
"Ada apa?" tanya Pria di samping Sofia.
"Ke-kelompok ku, mereka terjebak" ujar Ruby dengan nafas ngos ngosan
"Dimana?" tanya pria di samping Lucy.
"Di depan sana" ujar Ruby menujuk ke arah kanan.
"Bukan kah seharusnya kalian memilih jalur tengah? " ujar Sofia.
"salah satu pria bodoh di anggota kami, menarik kami semua ke sana dan mereka terjebak" ujar Ruby.
Kami satu kelompok memandang satu sama lain, berpikir untuk tindakan apa yang harus kami lakukan. Sofia menghela nafas, " kita bagi saja kelompok kita, 3 orang pergi keluar dan melapor ke guru, dan 3 lainnya pergi menuju tempat itu, ingat jangan sentuh apapun, hanya duduk saja disana"
Kami semua mengangguk. Aku sebenarnya memilih sebagai tim melapor ke luar, tapi Ruby meminta ku untuk menemani Dia karena dia tidak mau berada dengan orang yang baru dia kenal. Dengan terpaksa aku mengikuti kemauan Ruby.
KAMU SEDANG MEMBACA
Gue ? Antagonis?! ✅
Fantasysaat gue terbangun gue berada di tubuh seseorang, dan orang itu adalah Tiara Von Helder!!! seorang pemeran Antagonis plus cabe cabean dalam Novel yang berjudul "Jatuh Cintalah Padaku! " dan parahnya ending dari Novel tersebut dia di hukum PANCUNG...
