Bab 23. Te Roto

3.6K 510 2
                                        

Selamat membaca

Entah sudah berapa lama aku mencoba membujuk Apollo. Hasilnya di tolak semua.

"Apa dia semarah itu?"

Aku menghela nafas, tidak mengerti jalan pikir Apollo. Dasar Cowo!

Zero berada di sebelah ku, dia dalam bentuk serigalanya. Aku sering memeluk dia, apalagi keadaan yang seperti ini.

Tok tok

"Masuk"

Seorang pelayan datang dengan menunduk, "Tuan Robert dan Joseph sudah berada di luar"

Ahh, dan mereka berdua selalu ke rumah ku, dengan alasan yang berbagai macam.

"Katakan kepada mereka, aku sedang sakit"

"Maaf, i-itu-

Pelayan itu seperti takut.

Mau tidak mau aku harus ke sana.

"Aku akan ke sana sebentar lagi"

Pelayan itu menunduk, pergi.

"Zero, kembali ke bentuk manusia" ujarku.

Zero pun mengikuti perintah ku.

Aku duduk di depan meja rias, "Zero, bisakah kau menata rambut ku?"

Zero mengangguk dan mulai menata rambutku.

Selesai menata rambut, aku dan Zero pergi menemui Jo dan Robert.

Mereka berdua berada di taman, tempat biasa ibu ngeteh tiap sore.

"DIANAAAAAA!!!" seru Jo, seperti biasa dia sangat bersemangat.

Aku duduk diantara mereka berdua, Zero pergi untuk menyiapkan cemilan dan teh.

"Diana, kau harus mengajariku soal teleportasi!" tegas Jo.

Aku sudah cukup muak mendengarnya, setiap dia datang itu mulu. Aku lagi pusing supaya Apollo nggak ngambek! Nggak ada mood buat ajarin sihir.

Robert hanya diam saja, setiap kali datang. Buat apa dia kesini buat diam doang?? Nggak sekalian ke gunung jadi petapa sekalian. Cocok.

Jo selalu memanggil namaku dan memohon kepadaku.

"Aku mau ke luar" ujarku

"bagaimana kita ke wilayah Te Roto?" ujar Robert.

"Te Roto?" entah mengapa aku rasa pernah baca nama tempat ini di nogel

"Disana banyak danau yang besar, dengan bunga yang bermekaran" ujar Robert

"Setahu aku sekarang di Te Roto sedang ada festival perayaan hari Danau" ujar Jo.

Terdengar menyenangkan. Tapi aku tidak tahu dimana Te Roto.

Robert mengeluarkan kertas, di dalam kertas itu terdapat gambar gambar, "Ini wilayah Te Roto" Sambil menunjuk suatu simbol.

"Ini Tempat kita sekarang" Ujar Jo sambil menunjuk satu simbol lainnya.

Aku melihat jaraknya, sangat jauh. Aku bisa saja menggunakan teleportasi, asal aku memiliki ilustrasi tempat tersebut.

Robert mengeluarkan sebuah gambar "Ini gambar Te Roto"

Aku harus mengingat jelas gambar itu.

"Bagaimana menurutmu Diana?" tanya Jo.

Bagaimana pendapatku? Tentu saja ini bagus, aku bisa kesana tanpa ketahuan ayah!

Gue ? Antagonis?! ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang