part 02 -Main basket

374 31 0
                                        

02 Kinara Aisyah Zeira

Sesulit apapun masalah nya semua pasti ada solusinya, sama seperti Allah memberi penyakit karena Allah sudah tau obat nya.

❤❤❤


Shakila menatap heran laki-laki dengan perawakan tinggi di depan kelas nya.

"Ngapain lo disini?" tanya Shakila ketus.

"Lo tau aja ini gue," kekeh nya.

Shakila memutar bola matanya malas, siapa lagi laki-laki yang sangat ingin ia musnah kan selain Fateh.

Shakila tak mau meladeni saudara kembar dari laki-laki yang dia cintai, Shakila memutuskan untuk pulang.

Fateh menghalau jalan Shakila sambil merentangkan tangan nya.

"Temen lo ada di dalam?" tanya Fateh.

Shakila memicing kan matanya melihat Fateh.
"Temen yang mana? Temen gue kan banyak."

"Yang tadi pagi gue liat," ucap Fateh antusias.

"Ohh, Kinara."

Fateh manggut-manggut lalu tersenyum penuh arti.

"Jadi namanya Kinara? Cantik sama kayak orang nya, sekarang dia dimana?"

"Udah pulang."

Fateh tak percaya dengan ucapan Shakila. Fateh melihat kedalam kelas, disana hanya ada beberapa murid yang belum pulang.

Netra Fateh meneliti satu-persatu murid yang ada di kelas, memang tidak ada Kinara disan.

"Gue udah bilang nggak ada, dia udah pulang," ucap Shakila menatap Fateh jengah.

"Kalau begitu gue minta alamat rumah nya," Fateh menengadahkan tangan nya di depan Shakila.

Shakila menatap Fateh heran, Fateh memang suka tebar pesona pada siswi Albina berbeda dengan Fathan yang sering kali menghindar jika di dekati oleh manusia berjenis wanita.

Begitu pula jika di dekati oleh Shakila Fathan akan menghindar.

Tapi kali ini Shakila merasa heran pada Fateh, biasanya Fateh hanya menggombali wanita saja tidak pernah sampai menanyai alamat rumah nya.

"Mau apa lo kerumah nya?" tanya Shakila penasaran.

"Buat lamaran, gue mau ngajak ayah sama bunda kesana."

Shakila tak segan-segan menggeplak kepala Fateh.

"Lo masih sekolah, kerja aja belum."

Fateh meringis, pukulan Shakila lumayan juga.

"Bisa lebih halus mukul nya?"

"Nggak bisa!"

Fateh mendengus, berbicara dengan macan betina memang harus memiliki kesabaran extra.

"Udah lah, lo nggak usah tau. sekarang mana alamat rumah nya,"

"Gue nggak tau."

Fateh mengernyit.
"Katanya temen masa nggak tau, udah lah jangan pelit-pelit."

"Gue emang nggak tau Fateh surateh," kesal Shakila.

"Minggir gue mau pulang," Shakila menyingkirkan tubuh Fateh di hadapan nya.

Jika di ingat-ingat benar juga, Shakila tidak tau alamat rumah Kinara. Kinara sering kerumah nya untuk kerja kelompok atau tugas sekolah lain nya. Tapi Shakila tidak pernah ke rumah Kinara.

Hi Ukhti [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang