❤Murid Baru❤
Hari ini SMA Albina akan kedatangan murid baru di kelas 11 IPA 1 tepat nya kelas Kinara.
Kinara tak begitu peduli dengan murid baru, dia begitu acuh bahkan ketika Shakila bercerita tentang murid baru yang di temui nya tadi pagi di ruang guru Kinara hanya menanggapi seadanya.
"Sumpah ya, itu murud baru ganteng nya kelewatan. sayang nya hati gue udah sepenuh nya milik Fathan," ucapan Shakila hanya di tanggapi dengan senyuman kecil oleh Kinara.
Shakila memang sering kali bercerita tentang perasaan nya untuk Fathan pada Kinara.
"Selamat pagi anak-anak."
"Pagi bu."
Bu Winda wali kelas 11 IPA1 masuk bersama dengan lelaki memakai seragam khas SMA Albina yang sangat pas di tubuh jangkung nya.
Dia adalah murid baru, Kinara membelalakan matanya. bukan karena terpanah dengan wajah tampan nya tapi karena tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.
"Tristan," gumam Kinara begitu pelan sampai tak ada yang mendengar gumaman Kinara.
❤❤❤❤
Selama pembelajaran berlangsung Kinara benar-benar tidak fokus dengan materi yang sedang bu Winda jelas kan.
Ekor mata Kinara melirik ke arah murid baru dengan kulit putih dan mata sifit. sangat jelas sekali jika murid baru tersebut keturunan Chinese.
Tristan Aprillio. murid baru berwajah tampan tersebut balas melirik Kinara saat menyadari bahwa Kinara melirik nya.
Kinara memalingkan wajah nya saat tertangkap basah tengah menatap Tristan.
Kinara tidak tahu alasan Tristan pindah sekolah, dia hanya berdoa semoga Tristan tidak berniat macam-macam.
Bel istirahat pun berbunyi, bu Winda pun menutup pelajaran nya dan keluar dari kelas.
"Sekarang enak nya makan apa ya?" tanya Shakila.
Kinara mengedikkan bahu nya acuh, dia tidak berniat ke kantin saat ini. sepertinya perpustakaan adalah tempat yang pas.
"Kayak nya aku nggak ikut ke kantin dulu deh," sahut Kinara.
"Kamu sama yang lain dulu aja, aku mau ke perpus dulu," Kinara hendak beranjak dari duduk nya namun tiba-tiba Tristan duduk di depan Kinara yang membuat Kinara terdiam di tempat.
"Hai," sapa Tristan ramah.
"Kenalin gue Tristan," ucap Tristan memperkenalkan dirinya.
Shakila menyambut uluran tangan Tristan dengan antusias, "gue Shakila."
Tristan beralih ke arah Kinara mengulurkan tangan nya di depan Kinara yang tak kunjung mendapat balasan.
Beberapa kali Shakila menyikut Kinara agar Kinara menerima uluran tangan Tristan, karena gemas Shakila tersenyum kaku.
"Aah, Tristan. dia Kinara, dia nggak pernah mau bersentuhan dengan lawan jenis," jelas Shakila.
Tristan menarik kembali tangan nya, lalu menatap Kinara dengan senyum miring, "oh ya," ucap Tristan.
Kinara memejamkan mata nya sesaat, menarik napas pelan, "aku ke perpus dulu."
KAMU SEDANG MEMBACA
Hi Ukhti [END]
Novela JuvenilMuhamad Fateh Fazal, saudara kembar Muhammad Fathan Fazal. Meski kembar mereka memiliki sifat yang bertolak belakang. Fathan lebih kalem dan pendiam sedangkan Fateh lebih pecicilan dan ekspresif. Suatu ketika, Fateh bertemu dengan seorang wanita ber...
![Hi Ukhti [END]](https://img.wattpad.com/cover/241753397-64-k48982.jpg)