❤04 Bertemu❤
"Assalamualaikum calon istri"
❤❤❤❤
Jam menunjukan pukul 06:30. Kinara tengah membereskan kamarnya, di hari minggu ini Kinara akan pergi ke rumah Shakila karena ada tugas kelompok.
Kinara melihat catatan yang begitu numpuk di atas meja belajar nya, satu minggu ke depan dia akan sangat sibuk.
Menjabat sebagai sekertaris osis membuat nya sibuk, karena bulan depan akan ada ke giatan penggalangan dana di sekolah.
Penggalangan dan ini seperti bazar, jadi kita yang jual dan kita juga yang beli, hasil penjualan nya akan di sumbangkan di panti asuhan.
Kinara merapihkan buku-buku tersebut, sebuah kertas jatuh dari buku berwarna fink, buku tersebut adalah buku catatan nya. buku yang amat tebal, di depan nya tertulis namanya, catatan Kinara.
Kinara membungkuk meraih sesuatu yang jatuh, ternyata yang jatuh adalah sebuah foto.
Kinara tersenyum samar saat melihat foto tersebut, disana terdapat seorang laki-laki dengan senyuman manis.
Kinara menggeleng lalu beristigfar, ia memasuk kan kembali foto tersebut ke dalam buku catatan nya.
Setelah kamar nya terlihat rapih, Kinara melihat beberapa tumpukan kertas atau bisa di bilang tumpukan sampah di tempat sampah.
Kinara menghela napas nya lalu mengangkat sampah tersebut dan membawanya keluar.
Kinara keluar dari kamar nya dengan membawa tumpukan sampah di tangan nya.
Saat keluar dari kamar Kinara mendapati Marcel. Kinara menatap Marcel heran.
"Kak Marcel mau kemana?" tanya Kinara bingung, dia bingung pagi-pagi sekali kakak sepupu nya itu sudah rapih dengan kemeja berwarna putih.
Marcel tersenyum saat mendapati Kinara yang tengah menatap nya heran.
"Mau ke gereja," jelas Marcel membuat raut wajah keheranan Kinara luntur.
wajar saja Kinara seperti itu, karena seorang Marcellino Albina jarang sekali bangun pagi.
Di saat sekolah pun Marcel akan bangun siang, padahal saat ini Marcel kelas 12. seharus nya di kelas 12 ini Marcel bersungguh-sungguh dalam belajar.
Marcel dan Kinara hanya beda satu tingkat, meskipun kedua nya sekolah di sekolah Albina milik oma mereka, tapi mereka tidak satu sekolah.
Marcel bersekolah di SMA Albina khusus Kristen, sedangkan Kinara bersekolah di sekolah Albina negri.
Dulu Kinara satu sekolah dengan Marcel, namun oma Ralin memindah kan Kinara ke sekolah Albina negri karena penampilan Kinara yang mencolok.
Oma Ralin tidak ingin ada yang membicarakan prihal keluarga nya hanya karena Kinara yang sekarang berhijab.
"Marcel ayo berangkat," Reva menghampiri Marcel dan Kinara.
Kinara menunduk, ia teringat kejadian semalam. sebenar nya ia sangat ingin meminta maaf pada Reva namun, kata-kata maaf itu sangat sulit ia ucap kan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hi Ukhti [END]
Fiksi RemajaMuhamad Fateh Fazal, saudara kembar Muhammad Fathan Fazal. Meski kembar mereka memiliki sifat yang bertolak belakang. Fathan lebih kalem dan pendiam sedangkan Fateh lebih pecicilan dan ekspresif. Suatu ketika, Fateh bertemu dengan seorang wanita ber...
![Hi Ukhti [END]](https://img.wattpad.com/cover/241753397-64-k48982.jpg)