11 - Arkan Lalino

3.6K 211 20
                                        

Happy reading guyss!!!

Enjoy!💝

Ig: @shafafdlh.ptrr_

.

Akbar dan Rifki keluar dari tempat perbelanjaan. Akbar menentang kantung kresek dengan susu coklat berada di tangan kanannya.

"WOI NGAPAIN LO?!!" Teriak Akbar. Rifki yang sedang memasukkan kuncinya langsung menoleh dan berbalik.

Akbar lebih dulu berlari sebelum Rifki melontarkan pertanyaannya. "Bar!!!" Teriak Rifki. Dia berlari menyusul Akbar.

Akbar melihat gerak-gerik seseorang seperti ingin mencuri motor yang terparkir di dekat motornya.

Bugghh!!!

Akbar menendang punggungnya. Karena orang itu berlari saat Akbar meneriakinya. Namun, Akbar berhasil melumpuhkannya dengan cara menendang punggungnya dan terjatuh.

"Bangun lo!" Akbar menarik jaket pria itu.

"Bar!" Tegur Rifki.

Akbar kembali menghajar pria itu. Tetapi, ada perlawanan, ia menghindar dari bogeman Akbar. Pria itu membalas pukulan Akbar. Bogeman tangannya mendarat di pipi kanan Akbar.

Rifki yang melihatnya tidak bisa diam. Ia tidak boleh tersulut emosi, Rifki berusaha menghentikan pertikaian itu.

"Stop!! Woi, stop!!!" Bentakan Rifki berhasil menarik perhatian orang-orang yang berada di sekitar nya.

Dalia dan Adriana yang sedang membayar belanjaannya di kasir menoleh ke arah luar.

"Ri, ada apaan ya?" Tanya Dalia jinjit melihat keluar. Adriana menggelengkan kepalanya.

Selesai membayar Adriana dan Dalia keluar. Melihat orang-orang berkerumun. Adriana menyipitkan matanya, ia berniat ingin melihatnya lebih dekat tetapi ditahan oleh Dalia.

"Mau kemana? Bahaya, Ri." Ucap Dalia.

"Gak apa-apa. Lo tenang aja, tunggu disini." Perintah Adriana, dia langsung berlari kecil mendekati kerumunan.

"Tapi, Ri!"

Dalia berdecak, ia melihat kerumunan itu. Matanya semakin menyipit saat melihat orang yang ia kenali tengah memisahkan pertengkaran.

Merasa benar dengan yang ada dipikiran dan hatinya. Dalia melebarkan matanya, langsung berlari menyusul Adriana.

Rifki berhasil memisahkan keduanya. Mereka berdua sama-sama terjatuh ke belakang. Kekuatan tangan Rifki yang mendorong mereka sampai terjatuh.

"Arkan!" Teriak Adriana.

"Ri!" Lirih Arkan. Adriana mendekat membantu Arkan berdiri.

Akbar di bantu oleh Rifki. Ya, laki-laki yang bertengkar dengan Akbar tadi, dia Arkan sahabat Adriana.

"Omaygat!!! Akbar! Lo ngapain hah?" Tanya Dalia sedikit berteriak.

"Lagi maen PUBG!" Asal Akbar. "Dah tau babak belur pake nanya!"

"Ngaco lo!" Balas Dalia. Dalia beralih menatap Adriana. "Ri, lo kenal sama dia?" Tanyanya menunjuk Arkan.

Double'A [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang