Cuma mau bilang, lagu Treasure yang Orange bagus baget, hiks 😭. Aku terngiang-ngiang sampai memutar ulang satu lagu itu.
Yang MMM juga dong.
Dahlah,
Selamat membaca
.
.
.
Hari dengan cepat berlalu.
Senin ini adalah hari dimana Jennie kembali ke sekolah setelah menjalani program pertukaran pelajar di Aussie.
Pikiran Rosé dari kemarin hanya satu hal. Apa reaksi Taehyung jika tau orang yang dia sukai kembali ke sekolah dan mereka bertemu lagi?
Apa pemuda itu akan menjauh dari Rosé dan kembali mengejar cinta bertepuk sebelah tangannya?
Atau tetap bersama Rosé dengan ketidakjelasan hubungan mereka ini?
Rosé tidak tau. Dan dia penasaran setengah mati.
Rosé bahkan mengalami insomnia karena memikirkan hal itu dari kemarin-kemarin.
Seperti biasa, pagi ini Taehyung menunggu Rosé didepan rumah gadis itu. Duduk diatas motor lengkap dengan jaket jeans dan helm fullface.
Tak lama kemudian, Rosé keluar dari gerbang rumahnya sambil memakai helm. Tas ransel tak terlalu besar juga tak terlalu kecil, ia gendong di punggung. Hoodie hitam bertuliskan 'Anti Peluru' menutupi seragam bagian atasnya, memperlihatkan rok abu-abu selutut.
Rosé berjalan mendekati Taehyung dan langsung naik ke jok belakang motor pemuda itu.
"Ayo berangkat," kata Rosé dengan nada terkesan datar.
Taehyung melirik gadis itu sebentar, sebelum menyalakan mesin motornya. "Pegangan!" kata Taehyung kemudian sambil bersiap melajukan motornya.
Rosé tanpa kata menurut. Kini tak lagi memegang ujung jaket Taehyung tapi langsung memeluk pinggang pemuda itu.
Taehyung lalu menjalankan motornya menuju sekolah mereka.
Rosé diam sambil menatap jalanan yang mereka lalui.
Pikirannya masih berkelana tentang Taehyung dan Kakak sepupunya.
Rosé jadi menghela napasnya dengan berat. Tanpa sadar dia malah mengeratkan pelukannya pada pinggang Taehyung dan menyandarkan kepalanya yang tertutup helm pada punggung pemuda itu.
Taehyung menahan napasnya merasakan pergerakan Rosé. Dia lalu melirik ke arah spion motor dan menatap gadis itu yang tengah melamun sambil melihat jalanan yang mereka lalui.
Taehyung terkekeh pelan melihat wajah Rosé yang tertutup kaca helm sedang merenggut entah memikirkan apa. Hal itu nampak lucu di mata Taehyung.
Hingga mereka sampai di parkiran sekolah, Rosé belum melepas pelukannya pada pinggang sang kakak kelas. Rosé bahkan tidak sadar motor Taehyung sudah terparkir rapi dan kakak kelasnya itu sudah melepas helm.
Taehyung kembali terkekeh melihat Rosé masih memeluknya erat. Setelah menyisir rambutnya merapikan, Taehyung menaruh helmnya diatas motor.
Pemuda itu diam sejenak sebelum tersenyum jahil sambil melirik adik kelasnya itu.
"Nyaman banget ya pelukannya?" kata Taehyung diiringi kekehan kecil.
Rosé langsung tersadar. Dia melihat sekitar sebentar lalu beralih melihat kedepan.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZigZag
Casuale[Completed] "Zigzag itu apa?" "Berliku," "Kayak hidup?" "Iya," Hanya segelintir cerita tentang dia dan mereka. ~•°•°•~ *cerita ini murni karya penulis. Segala hal dalam cerita adalah HALU atau IMAJINASI penulis. Sifat tokoh dalam cerita, tidak sama...
