"yo, Basiel, ada apa malam malam memanggilku ke sini?" Ucap Calis yang berjalan masuk ke lapangan latihan sekolah.
"Kamu tahukan?" Tanya Basiel.
"Tahu apa?" Tanya Calis kembali.
"Tidak usah pura pura tidak tahu!" Teriak Basiel.
Calis tenang saja dengan pedang tipis di kiri kanan pinggangnya dan sebuah tongkat sihir kecil di lengan kanan kiri nya.
"Kalau emang kamu mau buat apa?" Ucap Calis dengan suara kecil.
"Tidak ada apa apa, aku hanya ingin melihat mu setelah 3 minggu tidak berjumpa" ucap Basiel, kemudian dia pergi.
"Haaah.... Selama kamu tidak berulah kamu akan tetap baik baik saja" ucap Calis yang juga ikutan pergi.
~~~~~
Satu minggu setelah percakapan itu.
Di kelas*
"Huaaaaah Sakuya!!" Teriak Chola kemudian memeluk Sakuya.
Sakuya diam aja membiarkan dirinya dipeluk.
"Yang lain mana?" Tanya Chola ke Sakuya.
"Belum datang mungkin"
Sekitar 10 menit, Vindi dan Calis masuk.
"Calis, aku masih bingung, cara kamu memakai semua senjatamu itu bagaimana?" Tanya Vindi sambil menunjuk ke tiga senjatanya Calis.
"Ya gitu, pedang tongkat pedang tongkat"
"Hah?"
"Lalu"
Calis seperti mengambil sesuatu di belakangnya.
"Aku ada 1 tongkat lagi disini"
"....."
Vindi hanya terdiam sambil membayangkan maksud Calis.
"Whoaa!!! Vindi!! Mengapa bayanganmu seperti wanita??" Tanya Dioda yang terkejut di depan pintu.
Vindi langsung berjalan ke tempat gelap.
"Vindi... Kamu.."
Chola menjadi syok.
"Dioda sama cewek, Vindi dihantui hantu wanita..." Ucap Calis.
"Apa!?, Siapa yang beritahu kalian!?" Teriak Dioda.
""Atropos"" ucap Calis dan Chola.
"Halah, dia sendiri aja tinggal serumah ama perempuan lain" ucap Dioda.
"Itu kan adiknya" ucap Chola.
"Adik adik-an" ucap Dioda yang berjalan ke kursi nya.
""Apa!?""
Atropos kemudian masuk ke dalam kelas.
"Woi!, Atropos! Jangan intip orang pakai skill archermu!!" Teriak Dioda.
"Apa?, Kamu sendiri yang gak sadar, lagian aku bukan mengintip, hanya kebetulan aku lagi duduk di pasar" ucap Atropos.
"Pasar...., Oh! Itu kamu!?, Yang duduk di pasar sambil memanggang ayam?"
"Bukan"
Atropos ke mejanya dan langsung rebahan.
Frey masuk dan langsung berjalan ke Sakuya.
"Titlemu... Title...." Ucap Frey.
".... pergilah, kamu membuatku takut" ucap Sakuya mendorong muka Frey yang terus mendekatinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasy[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
