"Siapa disana!??"
"Wah ketahuan ya"
Aku keluar dari belakang puing puing.
"Apa kau mata mata!??"
"Mata mata?, Aku bisa mendeteksi kalian yang berada di permukaan"
"Akan kubunuh kamu!!"
Pria berbadan berotot itu maju ke arahku.
"Ketua!! Dia wanita yang membunuh boss dan membakar teman teman"
Dia langsung menusuk pedangnya ke tanah dan berhenti berlari.
"Orang yang kuat memang berbeda ya... Tidak ada satu mangsanya yang bisa lolos"
"Aku tidak berniat membunuh kalian, mumpung kalian makhluk yang murni dari dimensi hampa aku jadi ingin menanyai kalian soal dimensi hampa, tolong di jawab ya, aku tidak akan mengikat mereka berdua kalau kalian mau kabur silahkan saja"
"....... Kami akan tetap disini"
"Pemimpin..."
"Baiklah, pertama, kalian itu orang dari bumi yang bunuh diri?"
Muka mereka terlihat terkejut.
"Begitu rupanya, jadi itu yang dimaksud 100% masuk neraka, baiklah, di dimensi tengah itu ada apa? Siksaan?"
"Kehidupan biasa... Yang tidak mau kami hadapi lagi..."
"Tidak bisa kabur ya... Lalu bagaimana kalian bisa kesini?"
"Kami bisa saling mendengarkan suara hati tiap orang di dunia itu, kami akhirnya berkumpul dan memberontak, kami tidak bisa mati jadi kami memanfaatkan itu dan tiba tiba dunia itu menghilangkan menjadi kehampaan yang gelap, kami kemudian tiba tiba muncul di dunia ini dengan perlengkapan, sihir dan misi yang harus kami selesaikan"
"Kalau boleh tahu apa itu?"
"Menghancurkan senjata nuklir"
"Oh, ok aku akan mengurusnya untuk kalian"
"Seriusan!????"
"Aku juga tidak suka keberadaan benda itu"
"Apa kamu dari masa depan di bumi???"
"Tidak, aku masih di era pandemi global modern"
"Begitu..."
"Apa kalian semua orang yang bunuh diri atau ada yang lain"
"Ada orang yang dijatuhi hukuman mati, yang kami dengar dari mereka hanya soal bunuh bunuh dan bunuh, mereka tidak terikut ke dunia ini bersama kami"
"Begitu... Baiklah, maaf karena telah membunuh teman kalian, tetapi kalian juga harus bertanggung-jawab karena membunuh orang orang, aku akan menangkap kalian dan nantinya kalian akan dihukum oleh orang orang disini"
"Baiklah.. kami juga tidak bisa kabur"
Aku mengikat mereka puing puing dan berjalan ke bunker untuk menemui Haras.
"Kamu barusan kemana?, Kenapa tidak membawaku???"
"Kembalilah menjadi buku, aku tidak berbicara dengan mulut"
"Baiklah"
Aku kemudian menceritakan soal orang orang dari dimensi gelap.
'baiklah'
'ok'
Aku berjalan ke ruangan yang bertulisan ruangan staff.
"Eh, ada apa kamu kesini??" Tanya Haras yang sedang menulis sesuatu.
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasy[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
