"aku ingin bisa pakai storage lagi"
Aku sekarang mendorong gerobakku ke lantai 47, makin tinggi semakin luas, aku bahkan beristirahat 2 kali untuk mendorong gerobakku sebanyak 1 lantai.
Aku sekarang mengerti mengapa roti sangat mahal, ternyata tepung di produksi di lantai 45,
"Haaah.... Datang lagi"
Aku mengambil pisau dan melemparnya ke atas dan sesuatu terjatuh.
Lantai 40 an ada kelelawar penghisap darah yang menyebalkan, kalau tidak sakit sih tidak apa apa, ini kaya ditusuk pisau, berisik lagi.
Lalu semakin hari aku semakin berubah, rambutku yang putih menjadi sedikit ungu, aku sudah lelah memakai body fabrication, tiap kali aku tidur pas bangunnya pasti berubah lagi.
~~~~~~~~~
"Aaah!!! Akhirnya sampai!!!"
Aku memasukan barangku dan memasang pintu lalu tidur di atas tumpukan jerami kering.
"Selamat malam!"
Setelah terbangun aku makan dan lanjut mencari jalan naik ke atas, monsternya mudah kubunuh, lalu setelah sekian lama aku baru sadar kalau semua barang yang berhubungan dengan sihir tidak ada di tumpukan barangku, jadi tidak ada bunga strienem.
Membunuh monster, mencari tangga ke atas lalu mendorong gerobak lagi, dan begitu terus hingga aku sampai di lantai 64.
"Selamat datang!!!"
Aku berjalan ke desa, sepertinya tiap desa selalu menyambut pendatang baru.
"Wah...."
Aku tertarik pada ayam panggang.
"Dapat dari mana ayamnya??"
"Kami berhasil menjinakkan sepasang bloodlust chicken dan mulai memeliharanya"
"Mereka makan darah?"
"Ya, kami menggunakan darah kelelawar vampir untuk makanan mereka"
"Huuh..."
Dan harga ayam itu jauh lebih mahal dari roti!!!, Jelas sih...
Tujuanku adalah mencapai permukaan, tapi aku dengar dari orang orang desa, area permukaan itu area yang kasar, kekerasan dimana mana, tetapi kekerasan kepada warga yang tidak ingin bertarung adalah kejahatan, aku sendiri tidak mengerti maksudnya.
Terkadang aku mencari sumber cahaya, goa ini selalu gelap dan membuat jarak pandangku pendek, satu obor dengan 40 ikan?, Persetan!, aku perlu obor untuk mencari tangga.
Hari demi hari akhirnya daging ularku habis, lalu makin tinggi lantai semakin dikit sumber makanan.
~~~~~~~~~~~
{Lantai 99}
"WOAAAAH!!!!!!"
Aku tidak memercayai apa yang ku lihat.
"Serius!????"
Aku melihat benteng batako yang tinggi, aku langsung mendorong gerobakku dengan cepat.
"Ada penjaga!??"
Terlihat ada 4 orang duduk di gerbang.
"Berhenti!!!"
Aku langsung berhenti dan 3 dari mereka berjalan ke arahku.
"Pendatang baru?"
"Ya!"
"Manusia ya.., selamat karena telah mencapai lantai 99"
"Sama sama"
"Kalau kamu berniat menuju lantai 100 besok, maka urungkanlah dulu, untuk 3 minggu kedepan lantai 100 ada serbuan monster secara massal, tenang saja, mereka tidak bisa menuruni tangga"
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasy[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
