"Haaah...."
Rita masuk ke ruang guru dan sama sekali tidak ada guru disana.
"Benar benar sibuk ya..."
Dia kemudian menyeduhkan teh sejumlah dengan jumlah meja disana.
Lalu dia melihat ke jadwal utama.
"Waah...."
Gurunya hanya 10 dan harus mengajar 80 an kelas.
"Ini sih..."
Jadwalnya juga tersusun sungguh padat tapi tidak bertabrakan sama sekali.
"Ahahah, aku seduh 30 gelas teh..."
'sono minum habis tuh'
"Iya iya"
Dia kemudian meminum 10 gelas karena dia hanya bisa meminum 10 gelas saja.
"Aah mungkin mereka mau 2 gelas"
'haah...'
Dia kemudian duduk di bangku yang ada tulisan nama nya.
Pintu ruang guru terbuka dan terlihat wanita umur 30an memakai kacamataa tipis, rambutnya kuning di ikat ke belakang, dia biasa di panggil bu owsall
"Oh, Rita, bagaimana dengan kelas mu?"
"Aku memulang awalkan mereka, cuma perkenalan tadi"
"Ooh, memang benar sih awal masuk gak mungkin langsung materi"
"Yaah, aku juga tidak tahu apa yang harus aku lakukan"
"Hmm... Hari ini kamu ada kasih tugas?"
"Aku cuma suruh mereka menuliskan tujuan dan motivasi mereka jadi petualang"
"Ooh"
"Oh iya, karena jadwal kelas nya hanya aku gurunya, tidak apa apakan kalau aku tidak sesuai jadwal?"
"Memangnya kamu mau ngapain?"
"Aku hanya akan membantu impian mereka nanti"
"Ooh..., Ajar saja yang menurutmu penting bagi mereka"
Dia melihat teh di mejanya dan meminumnya.
"Kamu yang menyeduhnya?"
"Iya"
"Hmm, ada jadwalku lagi, sampai jumpa"
Dia membawa buku lain dan pergi keluar lagi.
"Haah, aku penasaran bagaimana bisa otaknya bisa mengingat matematika sihir dan teknik mesin sihir"
Rita akhirnya memutuskan untuk pulang saja.
'ke main post dulu ah, lihat ada quest ringan tidak'
'masih niat naikin rank adventurer mu?'
'iya, lagian aku masih rank D, pasti mudah mudah quest nya'
Saat dia ke main post, dia menemui dua orang sedang melihat papan quest.
'kagetin ah'
Dia berjalan pelan pelan ke wanita berambut merah dan laki laki berambut hitam.
Lalu dia berteriak "BAAA" sambil menepuk pundak mereka.
"Kyaaa!!!" "Waaa!!!"
Mereka melihat ke belakang.
"Anda siapa???" Tanya yang berambut merah.
"Jahat!!!, Aku ini Rita tahu" jawab Rita.
"Hah!? Kemana baju biru?? Kenapa kamu.. oh... Cieee jadi guru" ucap si rambut merah.
"Reliave!!!, Dah lah, kamu ama Zein mau ambil quest apa?"
"Ooh, karena kami rank D kami ambil memburu sekelompok orc"
"Ooh ikut dong, aku juga rank D"
"Ok"
Zein berjalan ke meja resepsionis dan memberikan kertas quest.
"Questnya dimana?"
"Di jalan ke arah desa di selatan kota" jawab Zein.
Singkatnya mereka tiba di gerbang selatan kota.
"Trio kecil kita kabarnya bagaimana?" Tanya Reliave.
"Mereka sekarang sepertinya masih sekolah"
"Mereka tinggal di asrama ya?"
"Iya"
"Kalau Myeila?"
"Dia sama teman nya"
2 bulan yang lalu Grifang dan Riaowl bilang akan membuat dungeon juga di tempat spawn mereka, tapi mereka tidak memberitahu dimana jalan masuknya.
"Oh itu dia orc orc nya" ucap Reliave.
"Ada 9, aku ambil 3 ya" ucap Rita.
Dia menembakkan ke bola api ke 3 orc.
Ketiga orc itu langsung mati dan sisanya tersadar keberadaan mereka dan menyerbu mereka.
Zein berlari ke depan dan menebas leher 3 orc dan langsung mati, Reliave menembak 3 duri es.
"Ok looting time!!" Teriak Reliave.
Mereka mengambil bagian masing masing.
"KYAAA!! RITA!! APA YANG KAMU LAKUKAN!??"
Reliave berteriak terkejut karena melihat Rita memakan orc yang terpanggang itu.
"Matang sampai ke dalan loh"
"Tapi itu monster loh" ucap Zein
"Siapa bilang?"
Rita mengguna pisau untuk membuka dada orc itu.
"Ini monster baru muncul, jadi masih tidak ada kristal dan tidak terkontaminasi mana liar"
Dada orc itu kosong, biasanya ada kristal warna coklat di dalam.
"Benarkah?"
Mereka berdua juga membuka dada orc itu, tidak ada kristal.
"Kalau dibiarin bisa membusuk ntar" ucap Rita.
"Kamu tahu dari mana benda seperti ini?"
"Temanku"
Sebenarnya pas 3 bulan itu dia sering ke dungeon Vionea, karena di antara semua pemimpin dungeon yang dia kenal, cuma Vionea yang paling tahu soal monster mosnter.
"Hwaah daging orc ternyata enak juga, seperti daging babi"
"Mungkin karena orc itu babi tapi manusia" ucap Reliave sambil mengambil cakar orc.
'tadi kamu minum 10 gelas teh, sekarang masih bisa makan?'
'air kan gak bikin kenyang'
'sembelit kau ntar'
"Oh iya, Rita, kamu berapa quest lagi naik ke Rank C?" Tanya Reliave.
"20 quest lagi"
"Tunggu kami ya, kami baru naik rank D"
"Ok"
Untuk ke Rank C perlu melakukan 50 quest tingkat mudah, 25-30 quest tingkat medium, 10 quest tingkat susah dan 1 quest tingkat extreme.
"Kalau gitu selesai dulu ya, ini taring dan cakar bagian ku"
"Ok"
Rita kemudian pergi, dia pergi ke istana karena Hayase bilang ada yang perlu di bicarakan.
Di gerbang istana*
"Oh kamu lagi, silahkan" ucap penjaga gerbang.
Gerbang di buka dan saat baru saja melewati gerbang tiba tiba ada yang menarik tangannya dan menyeretnya.
"Waa, kak, lepaskan aku, aku ada urusan dengan Hayase"
"Tidak tidak, malam ini ada perjamuan, kamu harus ikut membenarkan kami" ucap maid berambut hitam panjang.
"Apa?, Perjamuan lagi??"
'sial, aku tidak bisa melawannya, tarikannya lebih kuat dari kekuatan ku, sebenarnya anda rank apa???'
Malamnya*
"Aaah, si Rita dari tadi pagi gak datang datang"
"Mungkin nyonya Rita sibuk"
"Mungkin kakanda benar, tapi kenapa kamu panggil Rita dengan nyonya?"
"Lupakan saja, lagian kamu hanya mau kasih sosis daging spesialkan?"
"Iya, ehe..."
Hayase lalu melihat sekeliling.
"Ayah mana?"
"Dia sedang rapat dengan petinggi lain"
"Lah lalu dia buat perjamuan buat apa?"
"Ini hanya perjamuan biasa yang di adakan tiap bulan, hanya bangsawan lokal yang datang, atau orang yang di undang"
"Hei, aku tidak mau memakai ini, biarkan aku pergi!!"
"Itu kan suaranya Rita" ucap Hayase.
"Anda harus memakainya untuk kesopanan, anda kan tamu yang di undang"
"Tidaak!!!, Aku ke sini hanya untuk menemui Hayase, bukan untuk perjamuan ini"
Karena perjamuan masih blom di mulai, jadinya main hall masih sepi.
Hayase turun dari atas tempat kehormatan dan terlihat seorang gadis berambut hitam yang di ikat ke belakang dan memakai gaun putih sedang di tarik beberapa maid.
"Ah! Hayase!! Bantu aku!!"
'si Rita imut bangat'
"Pelayan, tarik dia sampai masuk"
""Baik!!!""
"Hayase!!!!!"
-------------
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasy[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
