SERBUAN GAGAL

300 41 12
                                        

"Heeeeeh anda benaran monster boss??"
"Ya, suatu hari pasti akan ada grup petualang yang datang membunuh ku"
"Hah nanti bagaimana jika kamu mati?"
"Tenang aku akan hidup kembali"
"Begitu"
"Apa ada lagi?"
"Hmm bunga merah ini sangat hebat, berapa jika di jual?"
"Ntah lah tapi cukup banyak petualang yang mencarinya, sekarang lagi musim monster itu muncul carilah sebanyak yang kau bisa"
"Apa ada benda yang di sering di cari?"
"Mandragoda"
"Tanaman umbi seperti manusia?"
"Iya"
"Apa anda tahu cara mencarinya?"
"Tergantung keberuntungan, coba saja cabut satu satu rumput di hutan ini siapa tahu dapat"
"Hmm tanaman herbal ya"
"Air dari akar pohon dreka juga banyak di cari"
"Hmm pohon dreka?"
"Pohon yang akar nya menjuntai juntai, kau pasti tahu jika menemukan nya"
"Ooh baiklah trima kasih banyak"
"Ya kalau senggang sesekali datang lah cerita kisah petualangan mu"
"Baiklah"

Aku pergi meninggalkan nya.

"Hmm tidak semua monster jahat"

Aku melihat rumput lalu menarik nya.

"Hmm mandragoda itu seperti apa ya"

Aku menarik satu-persatu rumput, lalu  ntah ke berapa ku merasakan satu rumput yang susah di tarik.

Aku menarik sekuat tenaga.

Benda besar ikut tertarik.

Benda itu mirip bayi.

Lalu benda itu berteriak.

Aku terkejut dan menjatuhkan benda itu.

"Haaah... Jantung ku"

Aku memasukan benda itu ke inventory.

"Bjir tumbuhan berteriak"

Aku mencari mandragoda lagi.p

Aaaaaaaaaaaaa!*
Kyaaaaaaaaaaa!*
Aaaaaaaaaaaah!*
Haaaaaaaaaaah!*

Aku menemukan 4 mandragoda lagi.

"Sial ku selalu jantungan tiap benda itu berteriak"

Lalu aku menemukan semak dengan 2 merah lagi.

"Oh ok"

Aku mengeluarkan pisau ku dan langsung menebas semak itu.

2 bunga masih menempel dan 6 jatuh.

"Uhuy"

Aku mengambil bunga bunga itu.

Aku berbalik arah lalu jari telunjukku nyut nyut.

Aku berbalik dan melihat sebuah panah melesat ke aku.

Aku langsung mengeluarkan penutup wajan dan menangkis panah itu.

"Hei aku ini manusia tahu"

Orang itu tidak keluar juga.

Kaki kiri ku merasakan sesuatu.

Aku reflek mengangkat kaki kiri ku.

Tiba tiba sebuah panah menancap di tempat kaki ku berpijak tadi.

Lalu ku tersadar.

Orang yang melihat ke arah ku ada 6 orang.

"Hei hei aku ini pemula bahkan bukan seorang petualang"

Sekarang sekujur tubuh ku merasakan sesuatu.

"Cih!"

Aku memasukan pisau ke inventori dan mengeluarkan wajan.

Lalu aku membungkuk dan menutupi tubuhku.

Terdengar suara tang tang sebanyak 6 buah.

Aku lalu berdiri lagi.

i can do anything i want in another worldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang