TEKNIK BERTARUNG ASAL ASALAN

186 28 27
                                        

Aku segera mengeluarkan jarum dan menusuk jari ku, lalu masuk dan membuat ku merasa kesakitan.

"Ah masuk...."

'syukurlah, tadi mengapa pisau ku tidak bisa melukaiku''

Petualang lain berhenti melihat ke arah ku.

Aku menempelkan jari ku ke kertas itu.

Lalu muncul sebuah kartu.

Aku membaca kartu itu.

Nama : rita
Guild : ~
Rank : rookie
Level : 9
Title : boss of rutira forest

'what? Title ku...'

"Title"

[Yooo title hati hati ya..

-boss of rutira forest
-monster apprentice

]

'jancuk ganti title jadi kosong'

[Key]

Title di kartu ku hilang.

Nama : rita
Guild : ~
Rank : rookie
Level : 9
Title : ~

"Hiuh..."
"Hmm... Apa kamu mau mengikuti sekolah petualang?"
"Sekolah?"
"Ya... Biasa sih petualang pemula mengikuti sekolah agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan, hanya 4 bulan kok"
"Kalau gratis ku ikut"

'hmm? Aku kikir?, Aku hanya berencana menggunakan bunga strienem sebagai obat dan bukan sumber uang, kecuali dadakan'

"Hmm bisa sih, coba lewat jalur prestasi, kalau berminat silahkan ke pintu di kiri"
"Hmm..."

Aku berjalan ke pintu itu lalu membukanya.

Aku melihat lapangan dan di depan berdiri seorang pria hm.. om om.

'jangan jangan dilf!'

'hei apa ultimate ku bisa ku matikan?'
[Bisa, kalau mau ku nyalakan sebut aja ya]

'ku mau menikmati pertarungan antar manusia, ku juga mau melatih teknik bertarung ku'

"Jadi kau kah orang berikut nya?"
"Yaah.. ku hanya coba coba"
"Semua hal harus di coba dulu kan?"
"Asalkan gratis"
"Mantap"

Dia mengeluarkan pedang kayu, aku mengambil 1 di samping pintu.

"Pengguna pedang?"
"Yah.. begitulah"

Aku pengennya sih jadi pengguna pedang ganda, tapi tangan kiri ku tidak bisa bergerak dengan sangat cepat.

Aku berjalan dan berhadapan di depan nya.

"Siap?"
"Siap"
"Mulai!"

Aku maju dan menyerang pinggangnya dari arah kiri.

Dia menangkis serangan ku, aku langsung menendang pinggangnya dari kanan.

Dia melepas genggaman tangan kanan nya dan menangkap kaki ku.

Saat dia menangkap kaki ku, aku langsung meloncat dengan kaki kiri dan lalu menendang siku tangan kiri nya dengan kaki kiri ku.

Pedang ku sengaja ku jatuhkan agar tidak menghalang gerakan ku dan kaki kanan ku yang menahan bobot tubuhku di lepas kan nya dan aku langsung mendorong badan ku ke belakang dengan kaki kanan ku yang baru menyentuh tanah

Kaki kiri ku langsung menendang pedang ku yang tergeletak di tanah ke belakang ku.

Akuu mendarat dengan aman dan langsung mengambil pedang ku lalu maju ke depan.

Pria yang terlihat agak terkejut itu langsung dalam posisi siaga.

Aku berlari dengan cepat dan mengangkat pedang ku ke atas.

i can do anything i want in another worldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang