Beberapa minggu kemudian*
"Apa serangan demon lord separah itu?, Bahkan bunga Strienem tidak bekerja pada Libera" ucap Reliave sambil menaruh ember berisi air.
"Aku tidak disana, jadi mana aku tahu" ucap Zein.
"Rita juga dibawa ke kerajaan lain, haah...."
"Pasti sibuk sekali dia, kurasa untuk membangun guild aja sudah tidak bisa dilakukannya"
Pintu kamar terbuka dan terlihat Rita yang membawa koper dengan muka lesu.
"Panjang umur, baru disebut udah nongol" ucap Rita.
"Aku pulang, aku tidak melihat ada bibi hire maupun tiga loli itu, mereka kemana?"
"Hire ama psikopat itu kehutan mencari umbi, Mako dan adik adiknya jalan jalan keliling kota sama Myeila.
"Klavis ama Chizuru dimana?"
"Klavis membawa Chizuru ke ntah kemana, kami tidak di kasih tahu"
Rita lalu melihat ke arah Libera.
"Masih belum bangun ya"
"Rita, apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Zein.
"Serangan jiwa, jiwa nya Libera terkena serangan fatal, serangan demon lord itu efeknya seperti seranganku ke monster"
"Serangan jiwa ya...., Sebenarnya aku juga bingung, bagaimana kalian bisa melukai jiwa"
Tiba tiba ada aura berbahaya muncul di belakang mereka.
Tap*
Terdengar suara langkah kaki, mereka melihat ke belakang ada seorang duke demon wanita berambut perak.
"Demon!!!?"
Zein dan Reliave langsung bersiaga.
"Tenang tenang, aku hanya ingin menjenguk teman seperjuanganku"
Meskipun demon itu sudah berkata seperti itu, tetap saja mereka bertiga tetap berjaga jaga.
Demon itu berjalan ke arah Libera.
"Jadi namamu sekarang Libera, bangunlah Libera, bukannya kamu ingin mengalahkan nenek tua itu?"
"...."
"Maaf nyonya demon, tapi mengapa kamu seolah-olah menganggap Libera meninggal?" Tanya Rita.
"Sebagai pemilik serangan jiwa kamu cukup bodoh juga ya"
"Bo-bodoh??"
"Apa kaca yang tergores bisa menghilang goresannya?, Walau ditambal maupun di poles ulang tetap saja terlihat goresan, apalagi kalau goresan yang dalam, bukan hanya tergores, tetapi juga pecah, jiwa kami seperti kaca, mudah rusak kapanpun kecuali jika kami berada di wujud asli kami, serangan jiwa tidak akan berpengaruh kepada kami"
"...."
"Apa kata terakhirnya sebelum dia tidak sadarkan diri?"
"Tunggu saja"
"Haah... Sudahlah, mungkin beberapa tahun baru dia sembuh atau mungkin dia akan mati"
"Mati?, Maksudmu kembali ke dunia bawah?"
"Bukan, dia benar benar akan menghilang dari semua dimensi"
"....."
"Kecuali dia tiba tiba memakai wujud aslinya di bawah kesadarannya dan itu tidak mungkin terjadi"
Mereka bertiga yang mendengar langsung lemas dan kembali duduk di kursi mereka.
"Aku pulang dulu, sampai jumpa manusia"
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasia[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
