Di sebuah tebing yang tenang, angin berhembus dengan lembut, pohon diam menikmati cahaya matahari.
Srek* Srek*
Seorang wanita berjalan ke ujung tebing itu, rambutnya yang terurai dihembus oleh angin.
"Teman teman, matahari...."
Dia membawa sebuah batu nisan, dia kemudian menggali tanah dan menancapkan batu nisan itu lalu mengubur bagian bawah batu nisan.
"Apa kalian bisa mendengarkanku?, Aku dengar dari kalian kalau kalian suka nongkrong di tebing tinggi berpemandangan indah, mungkin ini bukan tempat biasa kalian nongkrong, tetapi semoga kalian suka disini"
""Rim""
Wanita itu melihat ke belakang, ada r orang petualang yang terlihat tembus pandang dan agak bercahaya.
"Kalian??"
"Rim, kami tidak menyesali kehidupan kami, meskipun kami tidak bisa bertualang tetapi kami tetap bisa merasakan bagaimana rasanya pertempuran sengit"
"Hari hari kami disana cukup menyenangkan, kami juga tidak perlu memikirkan masalah uang"
"Benar Rim, jangan terlalu merasa bersalah, itu karena bencana alam"
"Berkat pengalaman hidup kami, kami mendapatkan banyak keuntungan di kehidupan kami yang selanjutnya"
""Rim, terimakasih atas segalanya dan kami mohon, hiduplah dengan bebas tanpa memikirkan kami lagi!!""
"Kalian... Kalian"
Air mata Rim mengalir, dia bangun dan berlari ke arah mereka untuk memeluk mereka tetapi tangannya menembus badan mereka.
"Ini hanya kesadaran kami, setelah kami kembali ke tubuh kami, kami mungkin akan kembali melupakanmu, jadi lupakanlah kami, jika saja kami tidak ada mungkin kamu akan hidup dengan tenang tanpa mereka tertekan"
"Kamu salah!, Jika tidak ada kalian, maka aku tidak akan pernah menemukan arti hidup yang sebenarnya!!"
"Rim..."
"Hidup itu proses mencari kebahagiaan hingga kamu merasa siap untuk meninggalkan dunia"
"Kamu salah Rim"
"Aku ini abadi, aku tidak akan mati apapun yang terjadi pada diriku jika dulu, sekarang aku seperti kalian, bisa menua dan meninggal, jadi aku sekarang memiliki kehidupan dan pandangan baru soal hidup, hidup adalah hal yang rumit walaupun cuma 2 minggu, tapi aku merasa berbeda"
"Baguslah, kalau begitu kami bisa pergi dengan tenang"
"Aku tidak akan melupakan kalian, tetapi aku akan berusaha untuk tidak merasa bersalah"
""Sampai jumpa""
"Senang bertemu kalian!!"
""Sama""
Ke empat petualang itu menghilang dan gadis itu langsung menangis.
------------------
Maaf pendek :v, gak ada maksud apa apa :v
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasia[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
