Aku berdiri di depan nya.
"Apa kamu tahu perbedaan human dan manusia"
"Hmm... Gak tahu hampir sama"
"Emang sama bangsat, human itu bahasa lain dari manusia, jadi kau itu juga manusia"
"Hah!? Aku manusia!??"
"Ya elah, siapa yang kasih tahu soal itu!?"
"Eeeh... Aa.... Itu teori yang ku buat"
'HAAAAAAAAAAH, hipotesis mu di tolak!!!'
"Ok sekarang kembali, jadi kamu tahu soal mana ku ini?"
"Hmm... Apa yang kamu lakukan selama ini?"
"Lari lari an, tidur, berburu, naik tebing"
"Hah?"
'lah emang benar kan'
"Apakah kamu berada di dekat monster?"
"Iya"
"Hmm.."
Dia berpikir agak lama.
"Kamu berapa lama di dekat monster?"
"1 hari?"
"Hah? Kamu tamer?"
"Bukan"
Lalu dia menutup matanya lalu kening nya mengkerut.
"Apa kamu punya skill khusus?"
"Oooh aku ada skill yang membuatku bebas mengeluarkan mana"
"Aaaaah kasih tahu kek dari tadi"
Dia menginjak tanah dengan cepat.
Lalu lingkaran sihir tercipta di bawah kaki nya lalu.
Lalu... Tumbuh rumput di jalan setapak tadi.
"Wah keren, sihir bisa membuat ini juga???"
"Tidak ini skill spesial ku, skill spesialmu kan mana bisa di lepas, kalau aku bisa membuat rumput di area yang aku injak berkali kali dalam waktu tertentu"
"Waaah... Gak guna bangat"
"Hah kau bilang gak guna?, Aku bisa mengubah sesuai yang aku mau"
"Benaran??"
Dia menginjak- nginjak tanah dengan cepat lagi.
Tiba tiba rumput itu menjadi besi.
"What the fuck!"
"Hahaha keren kan"
"Berarti kau bisa membuat emas dan barang berharga lain?"
"Sayangnya aku tak bisa membuat yang di atas besi"
"Yaah..."
Dia kemudian membuat besi menjadi jalan setapak lagi.
"Ok sudah selesai?" Tanya aku.
"Uuh... Ya"
Aku berjalan ke luar gang.
"Tunggu"
"Hm?"
"Umur mu berapa?"
"Aku.. 15 tapi tidak lama lagi 16"
"Wow berarti kita seumuran?"
"Ooh.."
Aku kemudian meninggalkan nya.
'haah... Harga barang di dunia cukup lucu, ku membeli setumpuk alat dari besi hanya 1 buah bunga merah, tapi kertas dan pensil malah 2 buah bunga, omong omong sistem mana dan sihir dunia ini beda bangat dengan di fantasi ku'
Setelah sampai di depan penginapan ku melihat 2 orang prajurit dan gadis kecil itu di depan mereka.
"Sudah ku bilang dia gak ada!! Kalau ku kesal, aku lempar kalian pakai kapak"
"Iya iya, kami hanya memastikan"
"Hah!? Apa maksudmu!?"
"Tenanglah bibi, kami pergi sekarang"
Aku terkejut.
"HAAH BIBI!?"
"Tuh orang nya, panjang umur" ucap gadis kecil itu.
Kedua prajurit itu berjalan ke arah ku.
"Tolong ikut dengan kami"
"Oh baiklah"
'wah 2 orang di pagar, omong omong yang satunya kok diam amat, pakai helm terus lagi
Setelah berjalan agak jauh
"Ano sebenarnya pemilik penginapan itu siapa?"
"Kamu tidak tahu?, Oh iya kamu kan dari luar, dia itu mantan petualang rank B"
"Hah!? Masih kecil rank B"
"Ahahaha kau pasti tertipu, dia itu dwarf"
"Hooh pantas kuat"
"Yaah.. begitu gitu dia sangat kuat, namanya terkenal dimana mana"
"Aku tidak tahu..."
"Waduh gak pedulian amat kamu, namanya Hirerarie Hiriura"
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
פנטזיה[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
