"Inilah gedung guild kita!!!" Ucapku sambil menunjuk ke gedung seperti penginapan mewah.
"Berapa total biayanya?"
"Biaya jasa 40 an juta, lalu harga perabot 10 juta dan bahan bahan hanya 15 juta"
"Rita.... Dari mana kamu mendapatkan uang?"
"Aku melelang batang obsidianku"
Yaah... Aku melelang dengan harga 10 juta, tetapi perebutan sengit terjadi hingga dari yang 10 juta menjadi 83 juta, karena mahal aku jual 1 aja biar harga tidak menurun.
"Ayo masuk"
Aku langsung menuju kamar pribadi dan mengubahnya menjadi ruangan gamer.
"Rate my setup"
'5/8'
"Haah... Lagian aku tidak bakal sempat memainkannya"
Beberapa minggu kemudian setelah kami pindah*
"Kamu siap Chola?" Tanyaku.
"Ya!"
Aku mengeluarkan kristal fire elemental.
"Jawab panggilanku atau ku makan!!!"
Kristal itu melayang dan mulai terbentuk wujud fire elemental.
"Woaaah!!! Ini kah..."
Chola membawa dua kamera, satu untuk merekam dan satu untuk memotret.
Fire elemental itu terlihat mengamuk dan menyerang ke arahku.
"Pola serangan pertama adalah tinju..."
Dia memotret sambil mengingat pola serangan.
"Lihat ini Chola"
Aku meloncat dan memotong kepala fire elemental itu, meskipun badannya terbuat dari apa, kepalanya tetap bisa putus dan jatuh seperti monster berdaging.
"Bagaimana bisa?"
"Ntah, tetapi ini tidak bisa membunuhnya"
Aku melompat dan menusuk kristal di dadanya dengan tangan yang telah kupakaikan extend range.
"Ada monster apa lagi??"
"Hmm... Ini pernah lihat?"
Aku melempar kristal bening.
"Bangun atau ku makan"
Kristal itu melayang rendah dan mulai terbentuk batu dengan kaki dibawahnya.
"Monster batu"
"Oh sudah ada ya?"
"Ada, tidak berbahaya jadi tidak ada yang tertarik"
Aku membiarkan benda itu berjalan semaunya.
"Hm... Aku tidak ada kristal monster langka lagi"
"Ng... Cyaelia tidak ikut anda?"
"Dia latihan memanah"
"Jam 11, aku ada janji di main post, sampai jumpa"
"Ya"
Chola berlari ke arah hutan.
"Apa yang harus aku lakukan..."
Aku kembali ke kamarku dan mulai menjadi nolep lagi.
~~~~~~~~~
"Rita kamu serius?" Tanya Libera.
"Iya"
"Hmm... Baiklah, aku akan beritahu yang lain kalau mereka pulang"
"Jangan lupa kasih makan ikanku"
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasi[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
