Di sebuah ruangan kecil yang hanya terdapat sebuah ranjang, sebuah kasir di lantai, meja penuh kertas kertas, lemari berisi tumpukan kertas, ada dua orang menggambar sesuatu di kertas dan seakan akan mengetik di udara.
"Bagaimana?" Tanya wanita berambut putih.
"Cukup sulit, aku sudah mengetesnya di lantai uji dan masih ada kesalahan" Jawab pria berambut putih.
"Aku akan membuat struktur data baru nya terlebih dahulu, kamu coba uji dengan data data yang ada"
"Sedang ku lakukan"
Apa yang mereka buat?, Mereka membuat portal fast travel di lantai 50, mereka berdua adalah pemilik dungeon Rutira, Riaowl dan Grifang.
Seharunya membuat portal fast travel itu mudah jika membeli strukturnya dengan poin dungeon, masalahnya mereka sangat kekurangan poin dungeon, jadi mereka harus menyusun data data nya secara sendiri agar jauh lebih hemat.
Programming?, Mungkin hampir mirip, tetapi mereka berusaha menyusun data dari mana mana liar untuk dapat menguraikan tubuh seseorang dan menyusunnya kembali di lantai yang seseorang itu inginkan selama dia pernah menuju tempat yang dia pikirkan.
Mereka mengunjinya dengan sebuah slime yang sudah di beri perintah dan pola khusus.
"Aaaah otakku buntu!!" Teriak Riaowl.
"10 hari lagi akan ada pertemuan antar pemilik dungeon"
"Kita tidak usah pergi aja, toh gak ada gunanya, kata Vionea cuma kita yang mensusun data sendiri"
"Kalau kamu berpikir begitu, yaudah"
Sekitar 6 hari kemudian mereka berhasil membangun portal fast travel, tipe dungeon mereka adalah game, jadi seluruh dungeon bisa di program sendiri, dan penjelajah yang health bar nya habis akan langsung di respawn di luar dungeon.
Karena takut ada kesalahan dalam hal pemindahan raga mereka mengetesnya dengan slime lagi, pernah sekali slime yang mereka uji malah saling menyatu dan mati, bayangkan jika itu terjadi pada manusia.
~~~~~~~~
"Kalian berdua seriusan tidak mau datang ke pertemuan?, Sudah 2 tahun kalian gak datang loh, setidaknya perkenalkan diri kek ke pemilik dungeon lain, banggalah karena ada fisik humanoid" ucap Vionea berusaha membujuk mereka.
"Kalau kami pergi dungeon ini akan langsung menjadi sarang bencana, kamu tahu sendirikan kalau tidak ada auto control di dungeon kami" ucap Grifang.
"Bagaimana kalau aku meminta Sraid untuk meminjamkan salah satu servantnya?"
"Apa ada dari mereka yang mengerti penusunan struktur?" Tanya Grifang.
"Kalau begitu aku akan memberikan kalian 40k poin untuk kalian mengautokan dungeon kalian"
"Vionea, kami menghargai kebaikanmu, tetapi kami tidak ingin pergi, kami ingin membuat proyek besar di lantai 50" ucap Riaowl.
"Proyek baru?, Kalian sudah selesai membuat portal fast travel?"
"Mau mengetesnya?" Tawar Grifang.
"Tentu saja"
"Aku akan mengirimmu ke lantai 50, nanti kamu jalan saja hingga ketemu bangunan kecil seperti kuil" ucap Riaowl.
"Ok"
Vionea kemudian menghilang, sekitar 7 menit dia kembali lagi ke ruangan kecil itu.
"Aku sudah memutuskan, sebagai seniormu aku harus membawa kalian ke pertemuan besok!!"
'sial dia memakai kekuasaan!!' pikir Riaowl dan Grifang bersamaan.
~~~~~~~~~~~
"Kalian belum siap siap hah!?"
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasi[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
