Seseorang Yang Berada Tepat Di Depanku

38 7 3
                                        

"RELIAVE!!!!!!!!!!!"

Zein menebas leher shadow goblin itu dan menangkap badan Reliave.

"Cepat minum ramuan ini!!" Ucap Zein sambil memberikan ramuan penyembuh ke Reliave.

"Ma-maaf Zein, sepertinya gara gara aku, kamu akan dimarahi Rita"

Reliave menggambar lingkaran sihir dan menembak ke belakang Zein, 6 kelelawar pembunuh mati, Reliave lalu meminum ramuan penyembuh yang diberikan Zein.

"Aku akan melindungi diriku sendiri, kamu kalahkan monster monster itu" ucap Reliave sambil mencoba bersandar di dinding.

"Berjanjilah agar yang barusan tidak terjadi lagi"

"Ya, mungkin"

Reliave menjatuhkan botol yang dipegangnya lalu menutup matanya.

"Reliave!!"

Zein kemudian mengambil pedang di samping Reliave dan maju kearah tumpukan monster yang berjalan ke arahnya.

"Matilah kalian!!!"

Zein meloncat ke atas para salamander dan menebas leher mereka, naga yang terbang di belakang rombongan monster menyembur ke arahnya, tiba tiba ada dinding transparan yang melindunginya.

"Aku masih hidup bodoh"

"Baguslah, jangan terlalu memaksakan diri"

"Ini bukan apa apa"

Zein kemudian meloncat ke skeleton raksasa dan menusuk kristalnya, dia lalu melompat mundur dan menggendong Reliave ke belakang skeleton raksasa dan menghindari serangan monster sebisa mungkin.

Ledakan skeleton raksasa itu menghancurkan dinding yang menutupi jalan, Zein langsung berlari secepat yang dia bisa untuk keluar dari dungeon.
.
.
.

"Mengapa kita harus patroli kesini?, Bukannya ini dungeon yang biasa saja?"

"Ntahlah, komandan menyuruh kita"

"Sampai 5 orang huh?"

5 prajurit itu berjalan melihat lihat sebuah goa.

"Shhhht!!, Ada suara langkah kaki"

"Lari!!!!" Teriak seorang pria yang menggendong wanita yang terluka.

"Woaa woaa, kamu baik baik saja??"

Pria itu berlari ke arah salah satu prajurit.

"Tolong bawa dia ke ahli medis secepatnya!!"

"Sebenarnya apa yang terjadi??"

"Dungeon ini sengaja ingin membunuh kami!!"

"Aku akan pergi, mereka berempat akan membantumu" ucap salah satu prajurit yang menggendong reliave dari punggung pria itu.

"Terimakasih"

Dari goa itu terdengar raungan keras, seekor naga terbang ke arah mereka.

Zein lalu maju menghadap naga itu.

"Oi!!!"  "Hei!!!"

Dua orang mengikutinya dari belakang.

Naga itu menghembuskan nafas api, Zein meloncat ke dinding dan mendorong dirinya ke sisi dinding yang lain dan menancapkan pedangnya ke dinding agar dia tidak terjatuh, dia lalu turun dan meluncur ke bawah naga itu dan menebas perut naga itu lalu berdiri dibelakang naga yang tumbang.

"Kau benar Reliave, mengapa bisa ada naga di dungeon kecil begini"

"Awas!!"

"!??"

i can do anything i want in another worldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang