Tidak Sesuai rencana

68 15 6
                                        

Di tengah kota, tepatnya di sebuah kios kecil, di kios itu ada puluhan botol yang berisi cairan oren bening.

"yoo paman berotot, selamat datang lagi"
"Ohoho Rita, tumben gak pakai baju biru mu lagi"

Rita yang biasa memakai baju biru dan celana olahraga hari ini memakai kemeja abu abu dan rok selutut hijau seperti rok anak sekolahan.

"Aaah, hari ini aku ada urusan formal, omong omong mau beli minyak lipan nya lagi?"
"Nah itu tujuanku ke sini, aku beli satu, berapa hartanya?"
"Seperti biasa 70ribu dricash"
"Oho, minyak lipan mu sungguh, bagus, apalagi kalau aku meminta anakku untuk memijat punggungku dengan minyak ini"
"Aku senang mendengarnya"

'hadeh... Dah berapa kali aku dengar dia ngomong itu'
'sabar aja'

Yang membalas pikiran Rita adalah Cyaelia, buku di pinggangnya.

'cuk jam berapa?'
'bentar lagi jam 9 pagi'
'oh ty'

"Oh iya, anakku hari ini mulai sekolah petualang, kira kira dia bisa belajar dengan baik tidak ya?"

Tidak jawaban dari Rita, dia melihat ke belakang dan Rita nya sudah lenyap.

"Lah, cepat amat"

4 bulan yang lalu.

"Aaah benaran, aku tidak bisa melakukan dua duanya sekaligus!!"
"Hmm.. baiklah, aku akan mencoba mengajar 10 kelas selama 3 bulan, usahakan dalam 3 bulan kamu lulus sekolah petualang ya" ucap pak Praiton
"Haah, tapi tetap saja.."
"Katanya kalau satu satu bisa"
"Ukh..."
"Ayolah, kamu hanya perlu mengajar selama 3 atau 6 bulan, tidak terlalu lama bukan"
"Ta-tapi, setelah lulus aku akan bertualang dengan teman ku"
"Tidak, biasanya siswa yang baru lulus akan di bimbing mentor selama 2 bulan atau lebih"
"Kalau begitu aku juga akan di bimbing mentor juga dong"
"Sadarlah kalau kamu tuh salah satu orang tertidakmasukakal di kota ini"
"Hah?"

Rita melihat sebentar ke arah pak Praiton, terlihat aura yang menunjukkan kalau dia masih punya banyak kartu as lagi.

"Ba-"
"Hmm?"
"Baiklah, kalau begitu, hanya 2 bulan lebih kan?"
"Sebenarnya 1 semester, anggap saja kamu guru magang"
"Aah terserahlah, tapi mengapa anda memintaku menjadi guru??"
"Ada 4 guru kami mendadak memutuskan untuk bertualang dan tidak mencari guru pengganti mereka, alhasil kami guru yang tersisa harus mengajar sampai 10 kelas"
"Wah...."
"Jadi kami hanya ingin kamu menjadi wali kelas dari 1 kelas saja, itu sudah banyak membantu meringankan beban kami"
"Baiklah..."

Saat di kelas petualang, gurunya sekali melihat Rita langsung memberikan nilai A+ ke semua kriterianya, alhasil dia langsung lolos di minggu pertama.

Karena benar benar senggang, dia belajar membuat ramuan dengan anak yang di kampung waktu itu, lalu berlatih teknik pedang dengan si pria yang ada di tim bangsawan waktu itu, yah pria itu bisa nongol di mana mana dengan alasan yang selalu berbeda, bahkan pernah dia bilang kalau dia mencari kaca mata yang jatuh, lalu dia belajar sihir dengan bibi Hire.

Ok lanjut ke keadaan sekarang, si Rita bergegas ke kelas dia mengajar, yaitu kelas C-2, kelas tipe C nomor 2, tipe C adalah tipe terendah dari golongan kelas, paling tinggi A, namun kasus spesial ada tipe S.

Rita membuka pintu kelas itu dan terlihat kelas yang kosong melompong.

"Jam berapa Anjir?"
'jam 8 lewat 45 menit'
"Nunggu aja lah"

Rita masuk dan duduk di kursi guru.

Tak lama kemudian seorang gadis masuk dan mengucapkan selamat pagi ke Rita.

"Pagi juga" jawab Rita.

Hampir jam 9, cuma 7 siswa yang ada di kelas.

Tepat jam 9 dan hanya 8 siswa yang ada di kelas.

i can do anything i want in another worldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang