Kabut Kematian

56 13 0
                                        

[untuk sakuya

Elemen sihirmu itu spesial, aku bahkan tidak tahu apa yang harus ku lakukan.

Pernah dengar legenda kabut kematian?, Mengapa tidak kamu coba saja untuk mencari kebenaran legenda itu?

Lalu soal impian mu, mungkin kamu hanya ingin menikmati suasana saat bertualang?, Coba aja cari faktanya sambil jalan jalan.

-naiklah ke level 60
-beli perlengkapan yang mumpuni, serta persiapkan uang untuk perjalananmu nanti
-latihan sihir lah seperti biasa, grade sihir mu sudah cukup tinggi, apa kamu latihan sejak dulu hingga bisa grade 6?
-carilah kebenaran legenda kabut kematian itu, aku tidak tahu kamu akan jujur atau tidak, yang perlu kamu lakukan hanyalah mencari itu fakta atau tidak.

+ Tugas tambahan, tidak selesai pun tidak apa apa

-menaikan rank petualang ke D
-menyelesaikan misi tim dengan orang asing
-berguru dengan seseorang]

"Legenda kabut kematian ya..."

Dulu, di lembah jauh di barat sana ada sebuah hutan, hutan itu dipenuhi kabut, setiap petualang yang masuk ke kabut itu selalu mati, tapi hewan hewan dan tumbuhan di sana tidak mati, sampai suatu hari ada archmage yang memasuki hutan itu, saat archmage itu keluar, kabut itu memudar dan petualangan bisa masuk ke hutan dengan mudah.

"Menurutku archmage itu hanya memberi obat khusus ke inang kabut itu" ucap Sakuya yang sedang duduk di tempat tidur nya.

Dia lalu memakai jubah putihnya.

"Yah, kurasa aku harus mencari tahu juga, sekalian jalan jalan"

Sakuya berjalan ke lemarinya dan mengambil sekantong uang.

"10 juta dricash, kurasa 1 juta saja cukup"

Kantong uangnya tiba tiba menghilang.

Sakuya lalu keluar dari kamarnya yang kosong melompong.

Dia lalu tersenyum.

Ya dia menggunakan sihir storage, dan dia adalah Rank faker, orang yang memalsukan rank nya.

Dia memalsukan ranknya agar tidak menjadi perhatian orang orang, makanya dia menolak mengikuti turnamen.

Tapi pas awal masuk, dia kira bakal bisa sekolah santai, tapi yang terjadi adalah latihan fisik yang tidak pernah dia duga.

"Yah, gara gara dia aku yang mage murni pun menjadi mage fighter"

Dia mengambil pedang dari storage dan memasangkannya di pinggangnya.

Dia lalu ke gerbang kota dan mengambil kuda yang sudah di titipkannya sejak datang.

"Oooh Haya yang malang, maaf aku datang nya sangat lama" ucap Sakuya sambil memeluk kepala kuda berwarna coklat itu.

Dia lalu menaiki kuda itu lalu mengendarainya.

"Kita ke desa sebelah Haya"

Sakuya Yuka, petualang dengan Rank asli B, yang menyamar menjadi petualang Rank E.

'yah, aku ke sekolah untuk belajar sihir, tapi tiba tiba aku jadi fighter mage, tapi aku tidak menyesalinya'

Dia menuju desa Harvin, itu adalah tempat kelahiran ayahnya, dia pernah mendengarkan sesuatu soal kabut dari ayahnya.

"Mau tanya langsung tapi dianya dah ilang, ibu juga"

Sekitar 4 jam berkuda dia tiba di gerbang desa.

"Kamu tunggu di sini ya" ucap Sakuya membiarkan kudanya tidak terikat.

Dia ke main post desa itu.

i can do anything i want in another worldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang