Burn The Soul

78 15 5
                                        

"katakan siapa yang menyuruhmu!!, Siapa yang membayarmu untuk membunuh raja!?"
"Hah!, Mau seperti apapun kalian menyiksa ku kalian tidak akan bjsa membuatku mengatakannya!"
"Prajurit, potong 1 jarinya lagi"
"Baik, laksanakan"

Krack*

"AAAAAAAAAAA!!"
"Sudah katakan saja, nanti kami akan mengheal kamu"
"Hah!!, Tidak akan, mendingan aku mati saja!!"

Tiba tiba badan orang itu bercahaya dan meledak menyisakan pinggang.

"Sial!!, Laporkan ini kepada raja!"
.
.
.

"Yo paman berotot" sapa Rita.
"Oh Rita, kemarin kamu ke mana?"
"Ada urusan, oh iya, kertas apa yang kamu bawa"
"Oh ini contoh denah dan struktur rumah yang mau aku coba jual"
"Boleh aku lihat?"
"Oh silahkan"

Pria itu memberikan gulungan kertas yang dibawanya ke Rita.

"Wow, rumahnya terlihat keren, kelihatannya bakal nyaman, bahkan ada perabotnya juga"
"Benarkah?, Baru kali ini aku di puji karena hasil karya ku ini"

"Oh iya, anakku bilang kalau wali kelasnya sangat pintar, walaupun dia ngajarnya bentar"
"Oh benarkah?, Mungkin gurunya tipe langsung ke tujuan"
"Mungkin, oh aku harus ke tempat kontruksi dulu, sampai jumpa"
"Bye"

'kukira hanya aku yang ngajar seperti itu'
'wkwkwk ada yang sepemikiran dengan mu'

"Duduk di tengah kota di bawah atap kios kecil, melihat keramaian yang hanya numpang lewat"
'gak laku'
"Bacot, minimal ada pelanggan setia"

"Permisi ini minyak apa ya?" Tanya seorang pria
"Ooh itu minyak urut berbahan lipan raksasa" jawab Rita.
"Benarkah?, Boleh aku beli 1 botol?"
"Oh, boleh bangat, 1 botolnya 70 ribu dricash"
"Oh baiklah ini uanganya"
"Ini minyaknya"

'yes ada yang beli hari ini!'
'ye.. hoki'
'oh iya, trima kasih bantu aku melihat hasil suit ku, aku bisa tahu arah serangan, tapi aku tidak bisa melihat hasil suit nya'
'tidak apa apa, aku juga suka lihat nya'

2 jam kemudian.

"Ok,waktunya tutup kios"
'baru jam 2 siang njir',
"Tidak apa apa, aku ada urusan"

Dia berjalan ke Main post.

"Aku mau yang A" ucap Rita ke resepsionis.
"Baik, tadi pak Praiton sudah memberitahu kami"

1 jam kemudian.

"Ini hasil nya"
"Hooh"

[Nama : Rita
Level : 39

Teknik pedang : C+
Stamina : C
Ketahanan : B
Sihir : D
Akurasi : C
Daya hancur : A+

Akumulasi total : A]

"Lah, rank ku biasa gini kok akumulasi total bisa A?" Tanya Rita.
"Karena anda tidak memakai skill anda kan?, A itu hanya perkiraan kami dari skill anda yang kami ketahui"
"Oooh..."
"Dan teknik berpedang anda bagus, tapi anda tidak bisa memakai senjata rank tinggi lain selain pedang milik anda, jadi kami ubah jadi C"

"Lalu sihir anda tidak terlalu memberi dampak yang besar, kebanyakan sihir anda hanya sihir yang menyokong anda saat bertarung"
"Jadi maksud anda aku harus membuat sihir yang khusus untuk mengalahkan musuh?"
"Bisa di bilang begitu, lalu stamina anda juga cepat habis"
"Ahaha...."

'aku lebih suka pakai mp charger saat capek ketimbang latihan stamina'
'malas lu'

"Lalu maksud daya hancur ini apa?"
"Kamu bisa menebas apapun yang kau suka... Jadi..."
"Uh....."

'dipikir pikir semua benda yang ku tebas sepertinya ke belah atau tergores'
'lu nge cheat anjir'
'lah aku mana tahu aku bakal kek gini'

"Lalu serangan anda ntah mengapa sepertinya selalu membunuh walaupun hanya 1 tebasan"
"......"

i can do anything i want in another worldCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang