Sekolah Pelatihan Jrustae, sekolah tempat para pemula dilatih, bahkan babak final turnamen pertama hanya adu teknik pedang biasa, dan sihir sihir grade 1 atau 3.
Tapi itu 40 tahun yang lalu, sekarang turnamen sekolah biasa ini seperti turnamen antar kota.
"Gun maker!?...." Ucap salah seorang bangsawan.
Guru yang menjadi wali kelas gadis tersenyum lebar.
Dunia ini, senapan adalah barang yang sangat berharga, senapan biasa yang memakai bubuk mesiu dan biji besi saja bisa seharga kristal Cerberus yang harganya 20 juta Dricash.
Bandit yang di lawan Vindi membawa senapan sihir, tapi itu hanyalah hasil uji coba ras dwarf, tidak ada nilai sama sekali karena daya tembak yang lemah, tapi tetap bisa menembus besi.
Dan yang mengerikan dari gun maker adalah tiap ciptaan mereka ada artifak yang bisa menjadi sejarah, hal itu karena senapan nya akan menjadi hal paling mengerikan.
Bisa membuat senapan bukan berarti kamu menjadi gun maker.
Gun maker adalah title untuk orang yang berhasil membuat senjata tingkat legendaris.
Baiklah, mungkin ada beberapa dari kalian yang penasaran, seperti saat Sakuya meminum pemulih mana, apakah botol kacanya juga ikut di makan?, Jawabannya tidak, setiap isi botol kaca ramuan abis, botol kacanya akan otomatis menghilang menjadi mana agar tidak terjadi pemakaian ulang botol, karena setiap peramu memiliki perbedaan di botol mereka.
"Pemenang Variane Alcalis!, Seorang gadis muda yang menyandang title gun maker!!"
Terdengar sorak sorai yang meriah.
Dan begitulah akhir turnamen hari itu.
Calis tidak pulang ke penginapan tempat dia tidur, dia langsung ke perpustakaan kota.
"Sudah kuduga" ucap Calis saat membaca sebuah buku.
Selesai membaca buku, dia berjalan ke toko perlengkapan olahraga.
Besoknya di arena*
"Baiklah!, Ronde pertama semi final ini mungkin adalah bagian yang paling kita tunggu tunggu!, Di kanan saya ada Calis Ioji dan di kiri saya ada Eto Harsfirs"
"Disaat koin ini jatuh, berarti pertarungan di mulai"
Wanita itu menjatuhkan sebuah koin.
Ting*
Wanita itu langsung memunculkan 7 tiang besi.
Calis mengeluarkan sebuah batu kecil dan melempar ke arah batang besi itu.
"Apa!?"
Batang besi itu tumbang mengikuti arah kerikil itu bergerak.
Gadis itu meloncat ke belakang.
"Waw, aku tidak menduga hal itu" ucap Eto.
"...."
Di tangan Calis ada batu yang sama persis dengan batu yang di lempar Eto.
"Kalau tidak ada listrik untuk apa kamu membawa itu." Tanya Eto.
"Rahasia"
Eto meloncat ke kanan.
Calis langsung melempar sebuah bola plasma, bola plasma itu pecah melepas listrik statis yang ada di dalamnya dan, tiba tiba tiang itu bergerak ke arah batu itu dengan kecepatan yang cepat.
"Kamu mau melawanku dengan trik ku sendiri?" Tanya Eto.
"Tidak"
Calis dan Eto sama sama diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
i can do anything i want in another world
Fantasy[completed, lanjut part 2] Rita siswa sma kelas 11 karena pandemi saat ini dia sekolah onlen Seperti orang orang biasa pastinya dia menghabiskan waktu di depan hp atau komputer, suatu hari komputernya terkena virus aneh, itu bukanlah virus biasa. Sa...
