Hari ini adalah hari kelulusan. Hari yang paling ditunggu tunggu oleh kalangan siswa akhir. Wisuda yang digelar mewah di sebuah gedung megah akan dimulai sebentar lagi. Semua siswa dan siswi akhir wajib hadir beserta kedua orang tuanya.
Freya kini sedang berada didepan cermin dengan kebaya cantik yang melekat di dirinya. Pukul lima pagi ia sudah di wara wiri oleh mamanya agar cepat bangun kemudian mandi dan akan di dandani oleh Farah sendiri. Tidak perlu menyewa orang untuk me-make up kan Freya karena dari dasarnya Freya sudah sangat cantik dan hanya perlu ditambah make up tipis yang terlihat natural saja.
Kebaya yang Freya pakai juga tidak ribet. Hanya kebaya berwarna marun dengan kain lilit yang dijadikan sebagai bawahannya dan dipadukan dengan heels yang tidak terlalu tinggi agar tetap nyaman. Rambutnya di gerai dan di curly bawahnya agar terlihat cetar. Di rambutnya juga ia beri aksesoris sedikit untuk mempermanis saja.
Setelah selesai di touch up oleh Farah, Freya disuruh makan dulu sebelum berangkat. Pagi ini Freya tidak berangkat dengan orang tuanya melainkan dengan Salma dan Salmi yang juga orang tuanya tidak berangkat bersama. Jadi hanya mereka bertiga saja. Orang tua mereka akan menyusul nantinya.
Setelah makan Freya kembali ke kamar untuk mengambil tas kecilnya. Di dalamnya hanya berisi hp, uang secukupnya, dan juga jedai. Jaga jaga aja siapa tau nanti kegerahan dan ingin di jedai rambutnya. Oh sama satu lagi barang penting semua kaum wanita yaitu liptint atau lip lipan lainnya. Tapi kali ini Freya membawa liptint.
"Yaampun anak mama cantik banget sih aduuh" ucap Farah ketika melihat anaknya berdiri di depan kaca full body.
"Hehe, kan anaknya mama"
"Yaudah, itu udah ditunggu sama Salma Salmi. Hati hati ya dijalan, nanti mama sama papa nyusul kesana tenang aja kok" ucap mamanya sebelum Freya berangkat.
"Oke ma siap, aku pergi dulu" Freya menyalimi Farah dan juga David.
Di luar apartemennya Salma dan Salmi sudah menunggu.
"Oh.my.god.. lo? Lo siapa anjir cantik banget" ekspresi Salma dan Salmi kali itu sangat sangat membagongkan, seperti melihat emas jatuh secara cuma cuma.
"Gausah lebay kalian berdua ah, udah ayo naik apa kita nih?" Freya memutar bola matanya malas.
"Frey, tunggu dulu! Lo beneran mau kayak gini ke acara Wisuda?" Pertanyaan Salma tidak bermutu sekali.
"Kenapa sih? Ada yang salah emang?"
"Enggak, ntar lo dateng ke sana nih ya.. yang ada cowo cowo pada ga fokus sama acaranya, fokusnya sama lo" kali ini Salmi yang beragumen.
"Sumpah lo berdua lebay banget ih, pengen gue dorong tau ga dari lantai 100" Freya mulai jengah dengan tingkah laku anak kembar di depannya ini.
"Mati dong, ntar lo ke sono bareng siapa?" tanya Salmi polos.
"Ga tau ah gue pergi sendiri aja" Freya baru berjalan satu langkah sudah ditarik oleh keduanya.
"Iya iyaa santai kali. Masih jam tujuh kurang, acaranya jam delapan. Santai Frey"
"Yaudah mau kemana dulu ini? Langsung aja kesana?" Freya memilih sabar.
"Hunting jajanan di deket gedung wisuda, pasti banyak kan?" Usul yang sangat bagus dari Salma.
"Oke siip setujuu ayoo"
"Naik mobil kita okey" ucap Salmi.
"Siap"
Kemudian mereka turun ke besment dan menghampiri mobil Salma Salmi. Yang menyetir hari ini adalah Salmi karena ia tidak menggunakan heels yang tinggi, sama seperti Freya. Sedangkan Salma ia menggunakan heels yang cukup tinggi.
KAMU SEDANG MEMBACA
J a r a k (END)
Novela JuvenilLebih baik follow dulu sebelum membaca okeey! [SEDANG REVISI BERJALAN] Yang aku kasih emot ☁️ berarti udah revisi okey. Bakal unpublish dalam waktu dekat, tapi bakal di publis lagi tenang aja. Tentang dua insan yang semula tidak saling mengenal, dan...
