Hola HILERS sayang! Selamat datang kembali di lika-liku kehidupan satu rumah tangga. Terimakasih untuk selalu menanti dan menunggu ya. Sebelum itu, aku mau merekomendasikan lagu-lagu yang menurutku ada kecocokan untuk beberapa scene di part ini. Kalau disatuin mungkin emang agak sedikit random dan alur jadi terkesan saling tabrakan hehe. But.. i'm still going to share with you.
> NIKI - Lose
> Naif - Benci untuk mencintaimu
> Febi Putri & Fiersa Besari - Runtuh
> Mino - Run Away
> Forest Blakk - If you love her (lagu dari aku khusus buat Sehun wkwk)
Okay, go play these songs and let's get to the story!
***
Sera's Apartment - Tamansari, Bandung Center
Krystal tahu bahwa sahabatnya sedang mengalami dilema. Dari curahan hati semalam, raut wajah dan intonasi bicara wanita itu begitu berbeda. Ada sakit yang ikut bertaut pada rasa sebelumnya---yang hanya kesal dan marah. Jujur, Krystal lebih membela Sera sebagai perempuan karena apa yang dilakukan Sehun sudah tentu sangat keterlaluan dan pantas dibilang bajingan.
Tapi saat dirinya mendengar cerita Kaisar yang mewakili sudut pandang Sehun, ia jadi tahu satu fakta baru. Sehun dan perasaan sesungguhnya pria itu.
Menurut Krystal, mereka itu rumit dan melelahkan.
Bukan hanya perasaan saja yang harus dipikirkan tapi banyak aspek lain yang mesti diperhatikan. Maklum, konglomerat.
"Ser, gue gak akan bela bang Sehun karena apa yang dilakuin dia totally salah besar." Kaila memulai sesi jajak pendapat diantara mereka berempat.
"Dia pantes dapat julukan itu dari lo." tambah Joan. Dia sudah tahu duduk permasalahan rumah tangga Sera, begitu pula dengan Kaila. Pada akhirnya mereka tahu apa yang terjadi.
Bicara dari hati ke hati memang sering dilakukan oleh empat sekawan ini. Jika ada yang terlibat masalah semua pasti akan bercerita dan yang lain mendengarkan dengan seksama. Kemudian membuka sesi diskusi untuk menemukan solusi.
"Ser... gue jadi inget omongan lo buat gue waktu itu, everybody has a second chance." Krystal menatap sendu Sera. "What do you think?" lanjutnya. Krystal hanya tidak mau sahabatnya punya banyak penyesalan.
Kaila membolakan mata. Ia tahu maksud ucapan tadi dan amat tidak setuju dengan saran yang dilontarkan kakak iparnya. "You must be kidding! Gak ada kesempatan kedua buat bajingan kaya dia, Tal."
"La, ini memang gak mudah.. tapi disini konteksnya udah rumah tangga. You can't start or end the game whatever you want. Setiap rumah tangga pasti ada lika-liku."
"Iya gue tau, tapi bang Sehun itu udah kebangetan. Lo mau Sera ngalamin lagi toxic relationship? That was a fucking sick, Tal!" Kaila membara ketika berucap. Dia adalah orang selalu berapi-api ketika mendengar cerita seperti ini.
Sera masih belum membuka suara, ia ingin tahu dulu bagaimana pandangan sahabatnya.
"Okay, kalau gue berpendapat.. coba tenangkan dulu diri lo, Ser. Cuti kerja dulu, deh seminggu, atau paling enggak lima hari. Tenangkan hati dan pikiran. Selama proses itu jangan sampe lo diganggu apapun dan siapapun." Joan menjeda ucapannya. "Tata dulu dua hal tadi, dari yang gue liat... lo terlalu crowded. Dan itu akan membuat lo sulit mengambil keputusan yang clear."
"Jangan denial sama perasaan lo, masukin ke hati kalau lo dapet satu emosi." tambah Krystal.
"Gue gak mungkin ngambil libur sampe seminggu." suara Sera setelah beberapa saat diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Husband in Law
FanficMelalui dalih persahabatan dua pria paruh baya, akhirnya terjadi ijab kabul yang menciptakan hubungan tak di inginkan antara dua manusia. Mulai saat ini Serayunika Haditama mau tak mau harus hidup sebagai istri dari Sehun Adimasta. Karena bagi Sera...
