Happy Reading ✨
Jatuh cinta dan rasa suka itu adalah dua hal yang berbeda, sepeti dua mata koin yang ada di lingkaran yang sama tapi punya dua sisi yang berbeda.
—Rizki P.A—
====================================
Sesuai perkataan Farel tadi malam, hari ini Farel dan Dania tengah berada di atas motor malaju ke arah sekolah.
Waktu sudah menunjukkan pukul setengah tujuh. Untung hari ini hari Rabu, jadi tidak ada yang jaga gerbang, selain pak satpam.
Motor Farel berhenti di parkiran sekolah, dia turun dari motor di ikuti Dania. Kedatangan mereka berdua menjadi tontonan. Banyak yang muji, iri, sirik, dan lain-lain.
"Gue tau gue cantik, tapi mereka liatinnya biasa aja dong," gumam Dania yang masih dapat didengar oleh Farel.
Farel memutar bola matanya malas, lalu melempar tasnya kepada Dania tepat mengenai muka cantik Dania. "Setan lo!" kesal Dania.
Farel tidak memperdulikannya, dan berlalu meninggalkan Dania yang terus menggerutu sepanjang jalan.
Sampai akhirnya sampai di kelas. Dania melempar tas Farel ke meja cowok itu. "Noh, tas apa bom? Berat banget," gerutunya.
Tidak lama kemudian, bel pelajaran pertama pun berbunyi. Masuk lah BuLuk alias Bu Lukia selaku guru kimia, dan pelajaran pun dimulai sampai istirahat.
🍦🍦🍦
Kelas XII IPA 2.
Bel istirahat telah berbunyi, hal itu sontak semua murid bersorak senang, karena bisa mengisi perut mereka. Bu Gita pun menyudahi pembelajaran dan beranjak ke luar kelas.
"WOI, JANGAN PADA ISTIRAHAT DULU. KAS WOI, KAS," teriak Yani selalu bendahara kelas tersebut.
"Kas besok aja deh, Yan. Gue lagi boke," sahut salah satu temannya bernama Doni.
"Orang kaya kok boke. Lo nunggak sepuluh ribu. Cepet bayar," tagih Yani.
"Yan, gue kurang berapa?" tanya Rizki menghampiri Yani.
"Bentar gue cek. Eummm ... lo kurang lima rebu."
"Nih, sekalian tadi Dino," Rizki memberi uang sejumlah lima belas ribu kepada Yani.
"Wahh, makasih banyak Rizki. Baik banget dehh," pekik Dino sambil mengedipkan matanya ke pada Rizki, dan di hadiahi toyoran oleh Rizki.
"Jijik bangke. Dahlah ngantin yok."
"Traktir yah," pinta Dino.
"Lo mau gue penggal hah?!"
"Iya iya, canda elah, baperan kaya janda."
🍦🍦🍦
Saat sudah sampai di kantin, Rizki dan Doni mencari keberadaan sahabat satunya yang beda kelas. "Mana nih si Kenzo, lama amat kaya manten," gerutu Dino.
"Pesen makan dulu sambil nunggu dia," saran Rizki, mereka pun memesan makanan.
"Kita mau duduk dimana nih? Udah penuh semua," ujar Rizki.
"Tuh, ada yang masih kosong, disebelah dua cewek itu," tunjuk Dino ke arah meja nomor lima. "Tapi gue nggak kenal mereka, hehe," sambungnya.
"Gue kenal, yuk kesana."
Mereka berdua pun menghampiri meja nomor lima. "Dann, boleh gabung?" tanya Rizki.
Dania, cewek itupun menengok ke arah Rizki dan Doni. "Boleh, Kak, duduk aja."
KAMU SEDANG MEMBACA
Not Baperan [END]
Teen Fiction[COMPLETED] Dania merupakan siswi pindahan dari Malang, yang kini bersekolah di SMA ATMADJA. Salah satu sekolah yang terletak di daerah ibu kota. Perempuan unik dengan sejuta pesona ini tidak mudah terbawa perasaan dengan lawan jenis, karena sebuah...
![Not Baperan [END]](https://img.wattpad.com/cover/254575632-64-k476052.jpg)