70. AJANG PENCARIAN JODOH [REVISI]

1.7K 164 5
                                        

Happy Reading

Dendam bukan menyelesaikan masalah, tetapi malah menambah masalah.

—Dania R.C—

====================================

Pagi yang cerah sama seperti gadis yang saat ini sedang bermain ponsel pacarnya. Dania, gadis itu sibuk bermain ponsel dan mengabaikan pacarnya yang terdiam gabut.

"Lo lagi ngapain sih?" kesal Farel.

Dania melirik Farel, lalu mematikan ponselnya. "Nonton orang makan di YouTube. Kenapa?"

"Gue berasa patung dari tadi."

Dania mengerjapkan matanya, lalu tertawa keras. "Bhuahahaha, bukannya lo emang tembok ya? Kan sama tuh, sebelas dua belas sama patung," ucapnya tanpa beban.

Farel beranjak dari duduknya, tetapi tangannya di cekal Dania. "Apa?" tanya Farel judes.

"Gitu amat, duduk napa. Oke deh, ayo ngombrol sama pacarmu yang cantik ini tuan Farel Stevano Raigan."

"Nggak lucu." Mau tak mau Farel duduk kembali karena permintaan Dania tadi.

"Laper deh, pesen gofood kek, Rel. "

"Siapa lo nyuruh-nyuruh gue?"

"Pacarnya lo lah, masa pacarnya Aji," balas Dania.

"Ck, mau makan apa?" tawar Farel.

Dania tampak berfikir, membuat Farel mendengus jengah. "Sok-sokan mikir, punya otak aja di bawah standar," cibirnya.

Dania mengusap dadanya dramatis. "Sabar, Dann. Lo cantik lo sabar, dan inget orang sabar rejekinya lebar, selebar pintu surga."

"Serah lo. Cepet, mau apa?"

"Pesen pizza sama burger aja deh. Yang banyak ya, sekalian buat nanti siang."

"Emang masih enak?" heran Farel.

"Ish, udah deh. Filling gue mengatakan kaya gitu," balas Dania sok. Farel pun menuruti permintaannya, dengan memesan makanan itu.

Ceklek

"DANIA, LO KENAPA?!"

Teriakan sejumlah orang yang baru saja masuk kamar rawat Dania, berhasil membuat Farel tersentak kaget.

"Kalian? Huaa ... ngapain kalian di sini? Ngegembel?" ujar Dania.

"Ishh, lo mah," kesal salah satu dari mereka. "Kangen parah sama lo, berpelukan dulu," imbuhnya. Lalu mereka pun berpelukan, tanpa memperdulikan Farel yang menatapnya cengo.

"Kita tuh tadi nyari alamat rumah lo, terus kata tetangga lo, lo lagi di rawat di rs ini. Emang kenapa lo?"

"Operasi ginjal," jawab Dania santai.

"WHAT?!"

Dania mengusap telinganya yang berdengung sembari mendengus malas. "Bisa gak sih kalian jangan bar-bar?"

"Enggak bisa, kan kita sama kaya lo." Cewek itu menampilkan cengirannya. Lalu matanya menatap Farel sejenak.

"Dann, siapa? Kenalin dong sama gue, ganteng," bisiknya pada Dania.

"Pacar gue," jawab Dania, lagi-lagi membuat mereka terkejut.

"Haii, nama gue Laras. Lo siapa?" ujar cewek yang di ketahui namanya Laras itu. Dan mengabaikan deheman peringatan dari pacarnya.

Not Baperan [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang