Happy Reading ✨
Main keluar rumah dengan batre hp 100% tuh kaya gak ada beban hidup.
—Dania R.C—
====================================
Kelulusan.
Apa yang kalian bayangkan tenang satu kata itu? Apa lagi lulus SMA/SMK, masa sekolah yang paling bermakna. Dimana sedang membentuk karakter diri, menyiapkan untuk masa depannya kelak.
Seperti saat ini, SMA ATMADJA mengadakan kelulusan kelas XII. Laki-laki memakai kemeja putih di balut jas hitam. Sedangkan perempuan, memakai kebaya modern berwarna putih.
"Selamat pagi, semua. Hari ini adalah hari kelulusan kelas dua belas nih. Kalian sedih nggak, mereka bakal lulus? Kalo aku sih sedih ya, soalnya ada kakak ganteng aku yang mau lulus," ujar pembawa acara, bernama Riri. Ucapannya di sahuti heboh mereka.
"Pagi, Riri."
"Iya, gue sedih bakal pisah sama bebeb."
"Curhat, Ri?"
"Kakak ganteng gue mau lulus, huhu."
"Oke-oke. Acara pertama adalah sambutan dari kepala sekolah. Untuk beliau kami persilahkan," kata Riri lagi.
Acara demi acara telah di lewati. Hingga acara pengumuman peringkat umum yang akan disampaikan oleh kepala sekolah.
"Peringkat satu adalah ... Tera Fransiska kelas dua belas IPS tiga. Untuk Tera silahkan maju ke atas panggung," ucap sang kepala sekolah.
"Peringkat ke dua yaitu ... siapa ya?" Kepala sekolah menjeda sebentar ucapannya. "Rizki Pratama Arsena, kelas dua belas IPA dua. Silahkan kepada Rizki, dimohon untuk kedepan."
"Untuk peringkat ketiga di raih oleh ... Maharani Putri, kelas dua belas IPA empat," kata kepala sekolah lagi.
"Untuk yang mendapat peringkat, di mohon segera maju ke atas panggung," timpal Riri.
Sampai puncak acaranya, yaitu coret-coretan. Banyak yang sudah mencoret seragamnya dengan pilok, spidol, dan lain-lain.
Sementara kelas X dan XI sebagai adik kelas, hanya menonton acara itu. Rizki dan kedua sahabatnya, menghampiri gerombolan Dania. "Dann, minta tanda tangan lo," pintanya.
"Tanda tangan artis mahal, Kak," jawab Dania. Walau begitu, dia tetap mentandatangani seragam Rizki menggunakan spidol dengan ukuran besar.
"Selamat ya, Kak, atas kelulusannya dan peringkatnya," ujar Dania. Dan yang lain pun sama mengucapkan itu kepada Rizki dan kakak kelas yang mereka kenal lainnya.
"Yok, foto bareng," ucap Doni—sahabat Rizki. Mereka pun mulai foto-foto sebagai kenangan kelak. Dania pun tak jarang yang meminta tanda tangannya, meminta foto. Maklum cewek cantik.
"Dann, gue mau ngajak lo sama orang tua lo makan malem di rumah gue. Sebagai syukuran kecil-kecilan, mau?" tawar Rizki, membuat semuanya berdehem.
"Kalo nyokap gue mau ya, nggak janji," sahut Dania. Setelah itu, tangannya di tarik Farel menjauh dari situ.
🍦🍦🍦
"Dania, sayang, udah pulang, Nak?" sapa seseorang ketika Dania masuk ke dalam rumah.
Mamah udah pulang? Tumben. Batinnya.
"Katanya pulang besok, Mah," kata Dania.
"Udah nggak ada kerjaan di sana, jadi Mamah pulang cepet deh. Maafin Mamah ya, sayang, Mamah nggak bisa ambil raport kamu," lanjut Lita.
KAMU SEDANG MEMBACA
Not Baperan [END]
Teen Fiction[COMPLETED] Dania merupakan siswi pindahan dari Malang, yang kini bersekolah di SMA ATMADJA. Salah satu sekolah yang terletak di daerah ibu kota. Perempuan unik dengan sejuta pesona ini tidak mudah terbawa perasaan dengan lawan jenis, karena sebuah...
![Not Baperan [END]](https://img.wattpad.com/cover/254575632-64-k476052.jpg)