24. Mengalah Lagi Dan Lagi

2.5K 86 29
                                        

༼ つ ◕‿◕ ༽つ🅷🅰🅿🅿🆈 🆁🅴🅰🅳🅸🅽🅶!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

༼ つ ◕‿◕ ༽つ
🅷🅰🅿🅿🆈 🆁🅴🅰🅳🅸🅽🅶!

°°°


24. Mengalah lagi dan lagi

"POKOKNYA LO HARUS MINTA MAAF SAMA SYENN!"

"Kalau aku gak mau?"

"Kita selesai."

"Ma-maksut kamu?" tanya Neska. "Tapi aku gak salah sama sekali. Aku gak dorong dia dan aku juga gak siram dia, Las. Kamu gak percaya sama aku?"

"Gue percaya sama lo."

"Tapi kamu suruh aku minta maaf!" ucap Neska dengan nada yang meninggi.

"Terus gue harus gimana? Kalau gue ngebela lo. Lo mau liat gue dikeluarin dari sekolah ini?" Tidak ada balasan dari Neska. "SP gue udah dua. Kalau lo emang mau liat gue masuk ke ruang kepsek lagi. Silahkan perbesar masalah ini,"

"Yaudah kamu gak perlu ikut campur. Ini masalah aku sama dia. Mau sampai kapan aku harus minta maaf terus padahal jelas-jelas aku gak ngapa-ngapain dia sama sekali," ujar Neska tidak terima. "Kamu kan ada Syenn yang ngelindungin dari belakang. Kamu gak bakalan dikeluarin dari sekolah," ujarnya lagi.

Athalas tertegun. "Kata siapa gue dilindungin sama Syenn?"

"Kata anak-anak kelas. Mereka bilang sebandel apapun kamu, pihak sekolah gak akan pernah keluarin kamu karena ada Syenn."

Athalas tertawa sebentar. "Kok malah ketawa, sih?!" sarkas Neska.

Athalas memegang kedua bahu Neska. "Iya emang bener gue dilindungin, tapi gue gak mau lo yang dikeluarin dari sekolah ini. Gue gak bisa bantu apa-apa soalnya. Jadi lebih baik lo minta maaf aja, ya?" pinta Athalas.

Neska menghela napasnya pelan. "Oke. Aku bakalan minta maaf. Ini karena kamu yang minta." ucap Neska mengalah.

Untuk kesekian kalinya, ia harus meminta maaf pada Syenn meskipun bukan kesalahannya. Entah sampai kapan ia harus tetap mengalah pada perempuan licik itu. Sempat terlintas di benak Neska bahwa Syenn dan Lora itu sejenis. Sama-sama menyebalkan. Jika di SMA Angkasa ada Lora, maka di SMA Tunas Bangsa ada Syenn. Mana si Syenn yang punya sekolah lagi.

"Dengan satu syarat," kata Neska yang tersenyum tipis. "Kamu harus maafin aku dulu."

"Kalau gue gak mau?"

"Kita selesai." ucap Neska mengikuti perkataan Athalas sebelumnya.

"Oke."

Neska melotot. "IH, JANGAN!"

Athalas berbalik-berjalan menjauh. Ada senyum kecil terbit di bibirnya. Sayangnya, Neska tidak melihat itu. "POKOKNYA KITA GAK SELESAI!" teriak Neska lagi.

AthalasTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang