80.

3.5K 227 55
                                        

Author POV


5 bulan kemudian

"Ngh.... sayang....., tapi......,"

"Pengen,"

Malam ini, sepasang suami istri akan memadu kasih, atau lebih tepatnya berhubungan intim. Sebab, hujan turun begitu deras hingga menyebabkan hawa dingin menyeruak didalam kamar.

Apalagi, terutama sang suami. Yang mana sang suami sudah tidak tahan untuk memasuki goa sang istri. Ingin cepat-cepat merasakan kehangatan, terhimpit oleh goa kecil milik sang istri. Dan bermain-main diatas gunung yang ujungnya dapat mengeluarkan lava saat di sedot, lava yang berbeda karena lava ini berwarna putih tak seperti lava pada umumnya.

Benar, mereka adalah Aura dan Putri. Dan mereka kini sudah telanjang bulat.

"Sayang, aku ga bisa kalo posisi tidur gini," ucap Putri saat Aura mengangkat kedua kakinya.

Iya, Putri tidak bisa berbaring karena sang dedek sudah semakin membesar. Sudah 8 bulan usia kandungannya!. Yeayyy! Abis gini author punya ponakan 😚🙌🏻!!!.

"Hm kalo gitu kamu yang diatas aja, nanti aku bantu hentakin dari bawah," ucap Aura dan Putri langsung berposisi seperti yang diucapkan sang suami.

Jadi, Putri kan lagi hamil. Nah menurut yang author tau, kalo sang Ibu lagi mengandung sang baby dan usia kandungannya udah besar. Dianjurkan jika saat berhubungan intim, sang ibu lebih baik berada di atas sang suami sebab itu adalah posisi yang paling aman dan nyaman.

Itu sepengetahuan author ya. Maaf kalo salah, bisa koreksi jika kurang tepat. Oke cok?👍🏻.

'Halo dedek-dedek, Papa akan segera datang melihat kalian~' batin Aura.

Penis Aura digesek-gesek dahulu oleh Putri.

"Ahh!," Putri.

"Ahh.....," Aura.

Penis Aura sudah memasuki vagina Putri. Dan Putri mulai naik turun perlahan. Aura juga membantu istrinya itu, menghentakkan pinggulnya secara sedikit brutal.

"Ah! Ah! Ah!,"

"Nghh......!!,"

Desahan Putri menambah nafsu Aura semakin membludak.

Gondal~
Gandul~

Payudara besar Putri terombang-ambing tepat dimuka Aura!.

Langsung saja Aura mengkokop pentil gemoy milik istrinya itu dengan lahap.

'Mhh! Susunya enak! Rasa vanilla! Manis!' batin Aura yang seperti bayi.

"Shhh......, Mhh.......!!,"

"S-Sayanghh......,"

"Ouch! AH! AH! AH!,"

Desahan Putri semakin kencang. Saat Aura sekuat tenaga menggoyangkan pinggulnya.

Aura pun duduk dan mencium bibir lembut istrinya itu. Tak lupa, mereka juga bermain lidah.

Dia PutriTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang