85. END

6.3K 244 43
                                        

Author POV

1 hari kemudian (Lusa)

"Orang itu nyariin kamu lagi"

"Ryan"

Nyuut

"Huh.....,"

Seorang wanita menghembuskan nafasnya dengan berat.

Berdiri didekat jendela dengan wajah dan perasaan yang sangat gelisah. Bahkan, sering kali pusing kepala melanda.

Seorang wanita itu adalah Putri.

"...,"

Beberapa hari ini dia tampak gelisah dan takut. Hingga tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Ada sesuatu yang sedang menganggu pikirannya.

Maksudnya, masa lalu itu kini hadir kembali di kehidupan nya. Iya, masa lalu kelam itu hadir di ikatan sakralnya.

"Shhh hah.....," Putri menghembuskan nafas lagi sambil memegangi keningnya yang mulai terasa pusing.

Ceklek~

"Sayang?,"

Itu adalah Aura, yang baru saja dari ruang keluarga, mengobrol dengan sang Kakek.

"Hm?," Putri menoleh ke arah sang suami.

Aura menutup pintu dan menghampiri Putri sambil tersenyum.

Hug~🌸

Aura langsung memeluk sang istri dengan erat. Dan juga manja.

"Heumm...," deheman Putri gemas.

Sebab, Aura berubah menjadi bocah yang sangat manja sekali.

Aura terkekeh lalu membenamkan wajahnya ke leher sang istri dan menghirup dalam-dalam aroma tubuhnya.

Sungguh, itu membuat Aura mabuk.

"Sayang geli tau," ucap Putri namun disisi lain dia juga menikmatinya🤭.

Hirupan itu berubah menjadi kecupan kecil, bahkan kini telah berubah menjadi gigitan ganas yang mengundang getaran dahsyat di tubuh bagian bawah😳.

Suasana mulai memanas pemirsa😳.

"S-Sayanghh...," Putri mulai mendesah.

Tangan sang suami mulai meremas-remas pinggul sang istri, sedangkan sang istri mencengkram erat pundak sang suami karena telah dibuat kacau.

"Shh.... Nghh!,"

Putri mencoba menahan desahannya.

"Sayang...,"

"Ayo pulang,"

Deg

Seketika Putri langsung menatap sang suami dengan tatapan yang sulit untuk dijelaskan.

"Huh huh...., kenapa?," tanya Putri disela-sela dia mengatur nafas.

Aura menatap Putri dengan penuh arti.

"Ayo pulang,"

"Aku gamau berurusan sama orang itu lagi," ucap Aura sambil mengusap pipi sang istri.

Putri mengalihkan pandangannya. Lalu memeluk Aura.

"Huh.....," hembusan nafas Putri berat.

Nyut

Sepertinya Aura paham perasaan sang istri kini.

Ia pun membalas pelukan istrinya itu, sambil memejamkan kedua matanya.

'Aku gamau kamu diambil dariku'

Dia PutriTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang