Wow... gak terasa udah sampai di chapeter ini.
Makasih yaa atas dukungan kalian, dan jangan lupa vote and comment okey👍🏻
______________________________________________________
HAPPY RIDING🍁
^
^
^
Sampailah mereka di markas Hells Angels. Disana juga devon dan andrew dibawa untuk diperiksa.
Tentu kedatangan sang leader membuat semuanya berbincang membicarakan lexa, tetapi selagi tidak bocor ke pihak lain tidak membuat mereka khawatir.
Lexa pun segera dimasukkan kedalam ruangan untuk diperiksa lebih lanjut. Dan semuanya pun diperintahkan untuk menunggu diluar.
Dilain sisi, saat ini devon telah sadar dan dijaga oleh andrew yang lebih dahulu bangun dari pengaruh obat bius.
Beberapa anggota yang sedang berjaga diluar pintu mereka pun seperti sedang membicarakan sesuatu dan hal itu membuat atensi devon tertuju ke mereka.
"Ada apa?"tanyanya kepada andrew yang sedari tadi diam.
"Ntahlah, sedari tadi anggota kalian sedang membicarakan sesuatu. Seperti tertuju ke seseorang, soalnya mereka bilang 'ku dengar dia telah kembali' dan lain sebagainya".
Devon yang mendengar itu seperti memiliki firasat dan segera bangkit dari kasur "arghh"ringisnya merasakan pusing yang sangat terasa berat.
"Hue.. nghh"terasa seperti seluruh isi perutnya ingin keluar, langsung saja andrew mengambil ember yang sudah disediakan untuk hal seperti ini.
Dengan telaten andrew memijit tengkuk leher belakang devon dan membantunya agar devon merasa enakan.
"Nghh.. Gue harus kesana"ucap devon dengan nafas yang tersegat-segat karena habis muntah.
"Ck.. udah lo istirahat dulu, gue mau panggil dokter"putus andrew dan pergi dari sana tampa mendengar protesan dari devon.
"Baik tuan, saya akan memeriksanya"ucap dokter itu dan bertepatan saat mereka sedang berbincang, datanglah jake dengan keadaan tampa bertopeng.
Hal itu tentu membuat andrew mematung melihat siapa orang yang ada dihadapannya itu, "J-jake?"gumamnya dan jake pun hanya diam dan berjalan mengarahnya.
"Bagaimana bisa lo disini?"tanya andrew masih tidak percaya dengan apa yang ada dihadapannya.
Tampa berucap ia pun hanya menunjukkan topeng yang ada ditangan kanannya dan juga tato yang ada di tangan kirinya.
"What the fu*k"umpat andrew melihat itu semua, dan ia baru sadar bahwa pakaian yang digunakan jake memang pakaian yang tadi dipakai oleh tangan kanan devan.
"Lo adalah JK?? Anggota inti dari Hells Angels?"tanyanya masih tidak percaya dengan fakta yang ia dapati.
"Yeah.."jawab jake dengan santai.
"Lalu. Kenapa lo bisa ada di sini? Bukannya seharusnya para petinggi mengadakan evaluasi atau pun peringatan atas kematian rekan-rekan kita?"
"Untuk ini"jawab jake menunjuk wajahnya yang sudah dijahit dengan rapih. "Dan untuk masalah itu, mungkin akan diundur karena kondisi sedang tidak memungkinkan".
Setelah menjawab itu, ia pun pergi menuju ruangan yang digunakan devon saat ini untuk pemulihan.
Jake hanya diam melihat devon yang sedang tertidur, mungkin karena obat bius untuk mengurangi rasa sakit kepalanya.
"Bagaimana kondisinya?"tanya jake masih dengan pandangan yang tertuju kepada devon yang kondisinya sangat mengenaskan, dengan wajah yang hancur dan perban dimana-mana.
"Kondisi sudah stabil, tetapi karena serangan yang sangat keras membuatnya mengalami geger otak cukup serius dan hal itu yang membuat kedepannya akan mengalamai muntah-muntah".
KAMU SEDANG MEMBACA
SOZHALENIYE
Teen FictionSOZHALENIYE merupakan salah satu kata yang berasal dari rusia dan memiliki arti yaitu penyesalan. ------------ Jangan lo fikir karna gua sayang sama lo, jadi gua gak bakal bisa benci sama lo setelah lo menghina gua, mempermalukan gua, dan mencacimak...
